Peristiwa

Diduga KTP yang Ditemukan Saat Pengrebekan di Yaman Adalah Identitas Palsu

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Kabupaten Mojokerto ditemukan saat pengrebekan markas jaringan ISIS-Al Qaeda and Arabian Peninsula (AQAP) di Al Bayda, Republik Yaman. Diduga KTP milik Syamsul Hadi Anwar tersebut palsu.

Diduga Syamsul Hadi Anwar memanfaatkan rumah kosong di Jalan Basket Blok NN Nomor 16 RT 1 RW 12 Perum Japan Raya, Desa Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto milik M Subekhan tersebut sebagai alamat rumahnya.

Sekretaris RT 01 RW 12, Hariyono mengatakan, pemilik rumah sesuai daftar warga RT 1 RW 12 Perum Japan Raya Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto M Subekhan. “Saya tidak kenal yang namanya Syamsul Hadi Anwar, itu bukan orang sini,” ungkapnya, Minggu (30/8/2020).

Masih kata Hariyono, dalam KTP tersebut tertulis lahir di Mojokerto. Menurutnya bisa jadi memang orang Mojokerto, namun bukan beralamat di di Jalan Basket Blok NN Nomor 16 RT 1 RW 12 Perum Japan Raya, Desa Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Dugaan mungkin karena rumah kosong dimanfaatkan terduga. Sebelum berangkat bikin KTP palsu cari rumah kosong sebagai alamat. Kalau alamat orang lain, ada kasus seperti ini membuat pemilik rumah terseret tapi kalau rumah kosong kan tidak sampai jadi masalah,” katanya.

Hariyono menambahkan, pihaknya menduga KTP tersebut merupakan KTP palsu. Pemilik dalam KTP tersebut sebelumnya survey rumah kosong dan dijadikan alamat rumah sebelum berangkat ke Republik Yaman. Karena KTP tersebut masih KTP lama.

“Itu KTP lama belum elektronik. Memang untuk mengurus KTP, dulu harus mengetahui RT/RW, Kelurahan tapi kalau palsu kan bisa bikin sendiri. Rumah itu dibeli Pak Aan sekitar tahun 2000 an, saya beli rumah tahun 2001, baru Pak Aan beli,” ujarnya.

Hariyono menambahkan, perumahan tersebut dibangun sekitar tahun 1999. Kebetulan rumahnya berhadapan dengan rumah M Subekhan yang saat ini sudah pindah ke Kalimantan sejak 10 tahun lalu bersama keluarganya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar