Peristiwa

Diduga Konsleting Listrik, Dapur Gereja di Mojokerto Terbakar

Kebakaran di Gereja Bethany Indonesia di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gereja Bethany Indonesia di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (23/4/2020) terbakar. Diduga api yang membakar dapur yang ada di belakang gereja tersebut disebabkan konsleting listrik.

Saksi mata, Nurdin mengatakan, saat kejadian ia berada di warung kopi yang tak jauh dari lokasi. “Ada kepulan asp di bagian belakang gereja, semua pada teriak kebakaran. Saya langsung lari ternyata benar, api ada dengan ketinggian 5 meter di bagian selatan,” ungkapnya.

Masih kata Nurdin, diduga apa dari konsleting listrik yang ada di bagian dapur sehingga menyebabkan atap dapur roboh. Warga di sekitar lokasi langsung berusaha melakukan pemadaman secara manual menggunakan pompa air, sebagian lainnya naik ke atap mencari asal api.

“Kemungkinkan kebakaran, disebabkan hubungan pendek arus listrik atau konseling listrik pada bagian belakang gereja. Di bagian belakang gereja ada dapur yang digunakan untuk memasak pendeta. Di sini juga ada rumah semacam rumah dinasnya pendeta sehingga tidak kosong,” katanya.

Sedikitnya, tiga unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi kebakaran. Petugas kesulitan menjangkau lokasi kebakaran lantaran akses masuk hanya ada satu pintu, sementara di bagian samping gereja tidak bisa dilalui petugas untuk menjangkau titik api.

Sementara itu, Pdt Nurti (66) mengatakan, tidak tahu awal terjadinya kebakaran. “Saya kebetulan tidur, disini saya hanya sama dua cucu saya. Cucu saya membangunkan saya dan bilang kalau ada kebakaran di belakang. Katanya, ‘Nek, itu di belakang lampu pada pecah’,” jelasnya sambil terisak-isak.

Pdt Nurti menambahkan, setelah ia terbangun api sudah besar dan membakar perlengkapan dapur yang ada di lokasi kebakaran. Sekitar 15 sampai 20 menit usai dipadamkan warga secara manual, petugas PMK tiba di lokasi kebakaran untuk melakukan pendinginan.

Nadin cucu Pdt Nurti nampak terlihat masih shock saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian. “Hemm tadi saya kaget ada bunyi seperti letusan, ternyata lampu. Terus keluar api-api gitu, langsung bangunkan nenek di kamar. Soalnya api makin besar,” pungkasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar