Peristiwa

Dibawa Paksa 2 Lelaki Gondrong, Ardio Korban Penculikan?

Lokasi penemuan mayat Ardio Wiliam Oktavianto (13) di bawah Jembatan Gumul KM Lamongan 32+400. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ardio Wiliam Oktavianto (13), pelajar kelas 4 SDN Ketemas Dungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang ditemukan menjadi mayat di bawah Jembatan Gumul KM Lamongan 32+400 diduga menjadi korban penculikan. Ini dari pengakuan teman korban.

Kepala Desa (Kades) Ketemas Dungus, Minadi mengatakan, jika korban selama ini tinggal bersama neneknya, Miska di Dusun Ketemas, Desa Ketemas Dungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. “Sejak kecil sudah sama neneknya, orang tuanya sudah cerai. Lama tidak ketemu orang tuanya, informasinya tidak terlihat sejak semalam,” ungkapnya, Kamis (30/1/2020).

Sementara itu, salah satu perangkat Desa Ketemas Dungus, Eko Wahyuti menambahkan, dari informasi yang diperoleh dari teman bermain korban, jika Rabu (29/1/2020) malam korban masih bermain dengan temannya. “Katanya, kemarin Dio ini masih bermain bersama teman-temannya usai pulang les,” katanya.

Masih kata Wahyuti, tiba-tiba korban yang bersama dengan dua temannya didatangi dua orang pria yang tak dikenal menggunakan sepeda motor Yamaha Vega. Salah satu pria tersebut berambut gondrong dan memakai anting. Korban berontak saat diajak kedua pria tersebut.

“Tadinya, Islah teman Dio (korban) yang diajak tapi nggak mau. Dua pria itu tanya rumah Pak Huda yang rumahnya di Ketemas sebelah timur. Dio diajak dan ada yang melihat, sepeda motor untuk melaju kencang dan dia (korban) mancal-mancal (berontak). Mungkin terjadi tidak tahu apa kemudian amblas (kabur),” jelasnya.

Wahyuti menambahkan, tidak ada yang tahu siapa dua pria yang meminta diantar ke alamat rumah Huda warga Dusun Ketemas, Desa Ketemas Dungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di bawah Jembatan Gumul KM Lamongan 32+400, Kamis (30/1/2020).

Mayat yang diperkirakan masih anak-anak tersebut diduga dibuang ke sungai karena ditemukan sandal jepit diduga milik korban yang tergantung di pipa saluran air dengan menggantung tapi rafia. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar