Peristiwa

Dibacok Orang Tak Dikenal, Pasutri di Mojokerto Jalani Operasi

Keluarga korban saat menunggu proses operasi di RSUD Prof Dr Soekandar.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasangan suami-istri (pasutri), Muhammad Musonif (33) dan Lusiati (30) harus menjalani operasi di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Warga Dusun Jerukwangi RT 01 RW 08, Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto dibacok orang tak dikenal.

Kedua korban mengetahui saat pelaku masuk ke dalam rumah. Korban yang tidur di ruang tengah tersebut langsung dianiaya pelaku dengan cara dibacok menggunakan senjata tajam (sajam) jenis clurit. Usai menganiaya kedua korban, pelaku langsung kabur melalui pintu belakang.

Kapolsek Kutorejo, AKP Hery Susanto mengatakan, kedua korban saat ini masih menjalani operasi karena mengalami luka pada lengan, kepala dan dada. Dugaan sementara, apakah murni pencurian atau dendam masih dalam lidik dugaan kasus penganiayaan ini,” ungkapnya, Kamis (19/11/2020).

Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian, lanjut Kapolsek, alat yang digunakan pelaku. Yakni tangga bambu yang digunakan pelaku masuk ke dalam rumah melalui samping. Belum bisa dipastikan tangga bambu tersebut sengaja dibawa pelaku atau ditemukan di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kutorejo, Iptu Agus Setiawan menambahkan, pelaku masuk rumah korban sekira pukul 01.30 WIB. “Naik lewat tangga bambu, pelaku membawa tangga bambu. Lantai II rumah korban belum jadi, masih dibangun sehingga tidak pintu maupun cendela,” katanya.

Pelaku yang turun dan masuk ke rumah, lanjut Kanit, kepergok korban sehingga langsung melakukan pembacokan. Diduga sajam jenis clurit tersebut sudah dibawa pelaku sebelumnya masuk ke rumah korban. Korban merupakan karyawan pabrik gitar, sementara sang istri ibu rumah tangga.

“Pelaku belum sempat ambil apa-apa. Setelah menganiaya kedua korban, pelaku lari lewat pintu belakang yang sudah dibuka. Keterangan korban, hanya satu orang pakai pelaku masuk ke rumah korban menggunakan masker. Masih dilakukan penyidikan, kedua korban saat ini menjalani operasi,” ujarnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar