Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dialog Bersama Wali Kota Mojokerto, Katar Ditantang Challenge

Dialog Interaktif antara Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama ratusan anggota Katar Kecamatan Prajurit Kulon. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dialog Interaktif bersama Wali Kota Mojokerto kembali digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto. Ratusan pemuda di Kecamatan Pralon, Kota Mojokerto ditantang Ulin Yusron membuat challenge ‘Asal mula nama Prajurit Kulon’.

Ratusan pemuda tersebut tergabung dalam Karang Taruna (Katar) dari Kecamatan Prajurit Kulon tersebut mendapatkan kesempatan bertemu, bertatap muka dan berdialog secara dua arah secara langsung dengan Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto, Minggu (28/11/2021).

Dengan narasumber yang sama, Ulil Ni’am Yusron yang merupakan pegiat Media Sosial sekaligus pendiri Aviyasa Consulting perusahaan jasa yang bergerak di bidang management intelligence dan assesment resiko, jasa riset kebijakan, manajemen hubungan pemerintah, media dan publik.

Sebanyak 101 pemuda ini diajak oleh Ulin (sapaan akrab, red) memanfaatkan media sosial yang dimiliki untuk membuat konten positif tentang Kota Mojokerto sesuai dengan passion yang dimiliki masing-masing. Yakni challenge ‘Asal mula nama Prajurit Kulon’ yang merupakan kecamatan ratusan para pemuda tersebut.

“Saya rasa ini konten yang menarik, karena dekat dengan Anda. Belum ada yang kepikiran kan, coba pasti rame kalau dibuatkan lomba membuat konten asal nama Prajurit Kulon dengan like terbanyak di medsos,” ujar pria nyentrik berambut gondrong tersebut.

Lebih lanjut, Ulil mengajak ratusan pemuda yang hadir di pendopo Sabha Kridatama tersebut untuk turut membuat konten positif terkait pembangunan dan kebijakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Ulil berharap para pemuda turut mengcreate konten terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan Pemkot Mojokerto.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari turut mengajak pemuda untuk bergerak bersama memerangi peredaran hoax yang marak beredar di media sosial (medsos) di era disrupsi digital saat ini, terutama terkait kota Mojokerto tercinta.

“Saya titip Jaga apa yang sudah kami (Pemkot Mojokerto, red) bangun untuk Kota Mojokerto tercinta. Kalau ada pihak-pihak yang ditumpangi oleh kelompok tertentu yang berusaha merusak, membelokan fakta positif tentang pembangunan kota. Maka saya minta kalian lah yang menjadi tentara untuk melawan hoax yang beredar,” serunya.

Selain berdialog dua arah, peserta juga diajak bermain games pengetahuan tentang kota. Yang menjawab dengan benar berhak mendapat puluhan dorprize, yakni pulsa, kipas angin, kompor hingga televisi. Turut hadir Plt Kepala Diskominfo kota Mojokerto Mochamad Imron, Camat Prajurit Kulon Heka Marta Fanani beserta para lurahnya serta Ketua Karang Taruna Kota Septafi Wisudana. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati