Peristiwa

Di Tengah Pandemi Covid-19, KUA Bisa Menolak Permohonan Akad Nikah

Petugas KUA Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro melangsungkan Akad Nikah kepada 41 pasangan dengan protokol Covid-19

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Masbukhin Elya mengatakan akad nikah merupakan salah satu jenis layanan yang harus tetap berjalan meskipun dalam suasana pagebluk (pandemi Covid-19).

Meski demikian, Masbukhin menegaskan, dalam pelaksanaan akad nikah harus diatur sedemikian rupa agar tidak menjadi ajang penyebaran Covid-19. Dia menegaskan bahwa KUA berhak menolak pelaksanaan pencatatan akad nikah bila calon pengantin (catin) tidak bersedia melakukan protokol kesehatan.

Dirjen Bimas Islam sudah mengeluarkan Surat Edaran No P-004/DJ.III/Hk.00.7/04/2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Pelayanan Nikah di Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19 yang isinya antara lain pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan akad nikah di KUA Kecamatan.

“Kepala KUA kecamatan boleh menunda atau menolak mencatat pernikahan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan penanganan wabah Covid-19,” ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Masbukhin Elya mengatakan pelayanan pencatatan nikah di KUA selama masa pandemi Covid-19 harus mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah memberikan otoritas kepada Kepala KUA guna mengatur pelaksanaan pencatatan nikah.

“Kepala KUA diberi otoritas untuk mengatur dan mengendalikan pelaksanaan akad nikah sesuai dengan kebijakan pemerintah di masa darurat pandemi wabah virus corona ini,” pungkasnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar