Peristiwa

Di Perbatasan Jombang-Lamongan, Puluhan Kendaraan Jalani Pemeriksaan

Petugas gabungan sedang memeriksa kendaraan yang masuk Jombang di pos penyekatan Jombang-Lamongan, Selasa (18/5/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Tim gabungan dari TNI-Polri melakukan pemeriksaan kendaraan di perbatasan Jombang-Lamongan, tepatnya di pos penyekatan Jl Raya Kabuh Jombang, Selasa (18/5/2021). Kendaraan yang hendak masuk Jombang dihentikan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi arus balik Lebaran 2021 sekaligus untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 setelah libur Hari Raya Idulfitri 1442. Penyekatan di pos check point pun diperketat.

Perwira pengawas Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, sekitar 20 kendaraan roda empat yang melintas dari arah utara hendak masuk ke Jombang dihentikan petugas. Setelah itu dilakukan pemeriksaan serta pengecekan suhu tubuh.

Pemeriksaan meliputi surat kelengkapan kendaraan, kartu identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19 yang masih berlaku serta surat perjalanan. “Kalau terindikasi melakukan aktivitas mudik tanpa dilengkapi surat keterangan jalan, maka mereka kita paksa untuk putar balik,” kata Mukid.

Mukid mengatakan, kendaraan tersebut bernopol luar Jombang. Namun demikian, ada sejumlah kendaraan yang lolos karena mereka mengantongi surat-surat yang menjadi syarat mudik. Sesuai aturan, lanjutnya, kendaraan yang boleh melakukan perjalanan lintas kota harus disertai dengan surat tugas, kemudian harus ada surat keterangan negatif Covid.

Kasat Reskoba Polres Jombang ini menambahkan, aturan larangan mudik lebaran 2021 diterapkan sejak 6 Mei berakhir pada 17 Mei 2021. Kemudian dilakukan perpanjangan pengetatan pelaku perjalanan mulai 18 – 24 Mei mendatang. Tujuannya, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Mukid mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti aturan protokol kesehatan (Prokes) yang ditetapkan pemerintah. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun serta mengurangi mobilitas.

“Selama perpanjangan itu, Polri bersama TNI serta instansi terkait terus melakukan pemantauan di titik-titik lokasi penyekatan. Sekali lagi, ini untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tutup perwira yang pernah berdinas di Polres Ngawi ini. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar