Peristiwa

Di Gresik, Ada Jual Beli Daging Kurban

Gresik (beritajatim.com)– Jual beli daging kurban menjadi fenomena tersendiri di Gresik pada Hari Raya Idul Adha 1441 H. Pedagang daging dadakan itu, selalu muncul usai penyembelihan hewan kurban. Mereka menawarkan daging dengan harga bervariasi. Hal itu seperti yang terjadi di Jalan KH Hasyim Asyari Gresik, Jumat (31/07/2020).

Tanpa segan, mereka membuka lapak di sepanjang jalan. Harga daging kurban yang ditawarkan per kilonya tidak sampai Rp 100 ribu. Mereka menawarkan harga daging kurban hanya Rp 70 ribu per kilogram. Dengan harga miring tersebut, pembeli yang melintas di Jalan KH Hasyim Asyari Gresik bisa membawa pulang daging tersebut.

Salah satu pedagang dadakan, Yulianti (47) asal Sembayat, Gresik menuturkan, dirinya rela jauh-jauh ke Gresik Kota, serta rela mengantre di tempat penyembelihan hewan kurban, lalu menjadi pedagang daging dadakan, demi menambah kebutuhan hidup. “Saya jual mulai dari harga Rp 75 hingga Rp 70 ribu per kilo. Kalau cuma tulangnya Rp 35 ribu,” ujarnya.

Yulianti membuka lapak daganggannya mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Daging yang ia jual biasanya banyak diburu oleh pedagang bakso. “Biasanya ada yang memborong, kalau sepi pembeli saya jual di daerah saya dengan harga agak miring juga,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Fitra (40). Warga asal Kelurahan Lumpur Gresik itu, sehari-harinya bersama istrinya berjualan nasi bungkus. Namun, saat ada Hari Raya Idul Adha dirinya juga mencoba mengais rejeki sebagai pedagang daging dadakan.

“Cuma sehari saja menjadi penjual daging hewan kurban. Saya membeli dari salah satu warga yang mendapat bagian lalu saya jual lagi dengan harga Rp 65 per kilonya,” katanya.

Imbas adanya pandemi Covid-19, membuat Fitra tidak bisa berbuat banyak. Dengan hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah tidak cukup buat kebutuhan sehari-hari. “Tahun lalu sebelum ada pandemi Covid-19 saya bisa nempil sampai Rp 70 kilo daging. Tapi tahun ini hanya mendapat 50 kilo,” ujarnya.

Keberadaan penjual daging hewan kurban dadakan itu, ditunggu para pembeli. Dengan harga yang cukup terjangkau bisa membeli daging hingga tiga kilo. Hal itulah yang dialami M.Rochim. “Saya membelinya tiga kilo. Per kilonya dijual Rp 70 ribu. Daging ini dikonsumsi sendiri kebetulan banyak sanak saudara berkumpul di rumah,” tandasnya. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar