Peristiwa

Desa Tenaru Gresik Jadi Pembuangan Limbah B3

Gresik (beritajatim.com) – Pembuangan limbah B3 secara liar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini, limbah berbahaya tersebut ditemukan di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Diduga ada dua titik lokasi pembuangan yang digunakan sebagai bahan urukan.

Limbah B3 diduga jenis ‘spent bleaching earth’ (SBE) produksi minyak sawit tersebut berbentuk padatan menyerupai pasir, berwarna coklat kehitaman, dan menimbulkan bau yang tidak sedap yang berpotensi berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan temuan Ecoton melalui tim investigasi limbah B3, lokasi pertama, limbah itu sudah dijadikan urukan. Lokasi kedua berada di pinggir jalan tepatnya di wilayah RT 002 RW 001 Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo.

“Kami menemukan dua lokasi yang menjadi pembuangan limbah B3 di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo,” ujar Rully Mustika Staf Advokasi Limbah B3 Ecoton melalui release yang diterima beritajatim.com, Senin (17/11/2020).

Masih menurut Rully, berdasarkan keterangan Said warga setempat. Limbah B3 itu didapat dari Dul Kasan.
Said menginformasikan bahwa sebelumnya ditawari urukan oleh Dul Kasan. Dari keterangan tersebut limbah B3 itu berasal dari Rungkut, Surabaya.

“Sewaktu diklarifikasi, Zaenal yang juga warga Desa Tenaru memberikan keterangan bahwa limbah B3 itu melalui informasi dari Said dan Dul Kasan. Diduga didapat dari perusahaan minyak goreng ternama. Limbah B3 yang di kirim ke Said, dibuang pada malam hari sekitar pukul 22.40 WIB (16/11) kemarin malam,” paparnya.

Saat ini kata Rully, adanya pembuangan limbah ini. Zaenal telah melapor ke perangkat Desa Tenaru agar segera ditindak lanjuti. Selain itu, warga setempat juga sudah melaporkan ke instansi pemerintahan terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik.

“Keberadaan limbah B3 yang dibuang sembarangan itu sudah dilaporkan ke DLH Kabupaten Gresik,” katanya.

Sementara itu, M.Najikh Kepala DLH Gresik melalui Kabid Penanganan Pengelolaan Limbah B3 Baktiar menuturkan, instansinya telah menerima laporan melalui via aplikasi telepon whatsapp (WA), dan menginformasikan akan segera turun hari ini untuk meninjau lokasi bersama aparat Kepolisian Resor (Polres) Gresik.

“Kami sudah menerima laporan adanya limbah B3 yang dibuang sembarangan, dan saat ini sedang mengecek ke lokasi,” pungkasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar