Peristiwa

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Kabupaten Malang Berlangsung Damai

Malang (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendemo Kantor DPRD Kabupaten Malang. Kedatangan aktivis mahasiswa, Jumat (9/10/2020) hari ini,  untuk menyuarakan penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, untuk mengamankan jalannya aksi demo ini, Polres Malang mengerahkan sebanyak 250 personil gabungan.

“200 personil itu dari jajaran Polsek, dan anggota Dalmas. Sedangkan 50 personil BKO dari Polres Batu,” ungkapnya, saat ditemui awak media.

Dalam aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa tersebut, berakhir pada pukul 10.15 WIB, setelah perwakilan mahasiswa diterima oleh Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang.

“Alhamdulillah, aksi demo ini berjalan lancar, dan setelah kita bantu komunikasikan ke Ketua DPRD Kabupaten Malang, dan langsung menghampiri para pengunjuk rasa dengan didampingi oleh beberapa anggota dewan lainnya,” jelasnya.

Usai di datangi Ketua Dewan serta tambah Hendri, para pengunjuk rasa langsung membubarkan diri.

“Tadi setelah terjadi komunikasi dua arah, antara Dewan dan para mahasiswa, para pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri,” tandasnya.

Sebagai informasi, selanjutnya tugas DPRD Kabupaten Malang adalah meneruskan aspirasi mahasiswa ini ke DPR pusat.

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin menambahkan, pihaknya berjanji akan menyampaikan sikap kepada DPR RI. Sebab menurutnya, meski UU Cipta Kerja itu tujuannya baik namun perlu adanya peninjauan ulang.

“Saya kira pada prinsipnya UU Omnibuslaw ini baik, tapi perlu adanya evaluasi dan sosialisasi. Sehingga bisa dicerna dengan baik oleh masyarakat,” tutupnya.

Terpisah, Koordinator aksi, Jihad Fi Sabililah mengaku aksi yang digelarnya bernuansa damai karena tuntutannya langsung didengar oleh DPRD Kabupaten Malang.

“Karena DPRD setuju dan mendengar aspirasi kami untuk diteruskan ke DPR RI. Kami apresiasi dan dari awal kami memang unjuk rasa secara damai,” pungkasnya. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar