Peristiwa

Demi Salat di Musala Ber-AC, Pengunjung Terminal Bungurasih Rela Antre

Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan pengunjung Terminal Purabaya Bungurasih Surabaya setiap harinya memilih melaksanakan salat di musala ber-AC. Kapasitas yang terbatas dan pengunjung yang banyak membuat mereka harus antre.

“Banyak yang makai. Ratusan tiap harinya,” ujar Hadi (31), penjaga toilet dan musala ber-AC, Selasa (02/07/2019)

Musala yang terletak di lantai 2 ini lebih diminati oleh pengunjung lantaran tempatnya yang bersih dan nyaman. “Tempate luwih bersih lan enak timbang seng nak ngisor (tempatnya lebih bersih dan nyaman dibandingkan yang di bawah,” ujar Arif (27), pengunjung Terminal Bungurasih.

Musala ini sendiri baru mulai dipasang AC sekitar 1 bulan lalu. “Poso wingi pas aku merini urung onok AC-ne, Nak, saiki wes dipasang (bulan puasa kemarin belum ada AC-nya, Nak, sekarang sudah dipasang AC),” ujar Dewi (50)

Menurut Hadi (31), musala yang lebarnya 3×5 meter ini rencana akan diperlebar lagi. Hal ini dikarenakan banyaknya pengunjung yang datang untuk salat. “Rencananya ini mau dilebarkan lagi. Sudah bilang ke Bos dan pihak terminal,” ungkap Hadi.

Tarif toilet yang diberlakukan sendiri tidak beda dengan toilet pada umumnya. Hal ini juga lah yang membuat para pengunjung lebih memilih untuk memakai jasa toilet ini dibandingkan dengan toilet-toilet lain yang ada di Terminal Bungurasih.

“Tarif toiletnya sih sama, sama-sama 2000-nya, tapi disini lebih bersih. Kalau tarifnya lebih mahal mending aku pakai toilet yang di bawah,” ujar Rina (23) sambil tertawa kecil.

Hal yang sangat disayangkan oleh pengguna adalah mengenai sedikitnya kamar mandi yang tersedia di toilet ini. “Sayangnya kamar mandi cuma 3, yang di tempat cewek. Kalau ada banyak kan enak. Gak usah antre kalau wudlu,” tambah Rina. [moh/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar