Peristiwa

Delapan Warga Bangladesh Dicek Kesehatan di Pelabuhan Kalianget Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak delapan warga Bangladesh berada di Pelabuhan Kalianget, Sumenep pada Minggu (15/03/2020). Mereka akan berangkat menuju Pulau Kangean untuk berdakwah.

Namun sebelum mereka berangkat, tim dari Dinas Kesehatan bersama tim dokter Polres Sumenep melakukan pengecekan kesehatan terhadap warga asing tersebut.

“Pengecekan kesehatan terhadap warga asing itu dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran virus corona,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Widiarti.

Kegiatan tersebut juga dipantau Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, Sekretaris Daerah Sumenep, Edy Rasiyadi, Kepala Dinas Kesehatan, Agus Mulyono, dan dari Kantor kementerian Agama (Kemenag), Rifai Hasyim.

Dari hasil interogasi Kemenag Sumenep, WNA asal Bangladesh tersebut sebelum ke Pelabuhan Kalianget, mereka ke Masjid Muhajirin Giling Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep
“Mereka kemudian akan berlayar ke Pulau Kangean. Disana akan dijemput warga Desa Laok Jang, Kecamatan Arjasa, untuk kemudian melaksanakan kegiatan dakwah keliling (jamaah tabligh) di Masjid Darussalam,” terang Widiarti.

Setelah dilakukan pengecekan kesehatan oleh Dokkes Polres Sumenep dan tim medis Dinkes Kab Sumenep terhadap WNA tersebut, tidak ada indikasi suspect Covid -19.

“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan, WNA Bangladesh itu kondisi tubuhnya dalam suhu normal,” ujar Widiarti.

Selanjutnya kedelapan WNA tersebut diijinkan melanjutkan tujuannya ke Pulau Kangean menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 51. (tem/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar