Peristiwa

Debit Air Bengawan Solo di Bojonegoro Mulai Naik

Santai, seorang warga sedang bersantai di tepi Sungai Bengawan Solo kawasan Taman Bengawan Solo (TBS) Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tren air Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro masih mengalami kenaikan. Data dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo sudah memasuki siaga kuning pada pukul 15.00 WIB, Jumat (5/2/2021).

Staf Operasional UPT PSDA di Bojonegoro Budi Endro mengungkapkan, tren air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu yang terpantau di wilayah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan angka 13.45 meter atau siaga kuning pada pukul 15.00 WIB.

Dari data tersebut terdapat kenaikan jika dibandingkan pada kondisi pukul 14.00 WIB masih berada di titik 13.43 meter. Sementara tren di daerah hulu, wilayah Karangnongko kondisinya masih stabil di angka 27.63 meter di bawah siaga dari pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Eko Susanto mengungkapkan, kondisi tren air Bengawan Solo memang saat ini sedang mengalami kenaikan. Namun diperkirakan tidak akan mengalami kenaikan lagi jika tidak terjadi hujan lokal.

“Jika tidak terjadi hujan lokal diperkirakan aman, tidak ada kenaikan lagi tren sungai Bengawan Solo,” ujarnya. [lus/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar