Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Datangi Polres, Pengurus PN Tuban Minta Pelaku Pengroyokan Anggotanya Segera Ditangkap

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai upaya untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus pengeroyokan terhadap dua orang anggotanya hingga mengalami luka-luka beberapa waktu lalu, sejumlah orang dari Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa (PN) Kabupaten Tuban hari ini mendatangi Polres Tuban, Senin (23/8/2021).

Kedatangan para pesilat dari Pagar Nusa itu untuk memberikan dukungan kepada pihak Polres Tuban supaya bisa segera menangkap pelaku pengroyokan terhadap 2 orang pemuda dari perguruan silat itu. Sehingga bisa diketahui secara pasti siapa pelakunya supaya tidak terjadi bias, lantaran belum ada pelaku dari kasus tersebut.

Sejumlah pengurus dari perguruan silat Pagar Nusa Kabupaten Tuban langsung mendatangi kantor Sat Reskrim Polres Tuban menanyakan perkembangan kasus pengroyokan terhadap 2 orang anggotanya. Dua korban itu adalah Syaiful Anwar (24), asal Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Tuban dan Nur Hasyim (26), warga Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

“Kedatangan kami hanya ingin menanyakan sejauh mana proses penyelidikan terkait pengeroyokan dua anggota kami yang ada di Kecamatan Plumpang,” terang Abdul Mujib, selaku Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Tuban saat berada di Mapolres Tuban.

Meski kasusnya sudah terjadi sejak Hari Jumat lalu, namun sampai dengan sejuah ini pihak kepolisian Polres Tuban bisa mengungkap siapa pelaku penganiayaan 2 korban tersebut. Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Tuban itu mengaku mensuport serta mendukung sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar para pelaku pengeroyokan segera tertangkap.

“Kami mensuport kepada pihak kepolisian agar pelaku segera tertangkap, biar tidak bias di bawah. Karena kita berhadapan dengan emosi anak-anak yang notabenya anak muda,” sambungnya.

Dalam kasus pengroyokan dua anggotanya itu, sampai saat ini para pengurus PC Pagar Nusa Kabupaten Tuban telah mengendalikan seluruh anggotanya dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Sehingga jangan sampai kasus pengroyokan dua pendekar dari Pagar Nusa tersebut tidak terungkap.

“Kita tidak mau menduga-duga siapa pelakunya, makanya¬†ita berharap kepolisian memperjelas itu, Insya Allah untuk pagar nusa terkendali, kita siap untuk menunggu proses hukum yang ada. Untuk korban sendiri yang satu masih dirawat di rumah sakit, karena harus menjalani operasi,” paparnya.

Sementara itu, belum ada konfirmasi remsi dari pihak kepolisian Polres Tuban terkait dengan kedatangan para pendekar Pagar Nusa Tuban yang mempertanyakan perkembangan kasus pengroyokan itu. Pihak kepolisian dari Polres Tuban masih tertutup terkait perkembangan kasus pengroyokan dua pemuda anggota perguruan silat itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang pemuda mengalami babak belur setelah menjadi korban pengeroyokan di kawasan jalan Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban pada Jumat (20/8/2021) malam. Dua korban tersebut dikeroyok sekitar 6 orang pelaku dari kelompok pemuda lainnya yang sampai dengan saat ini masih dilakukan penyelidikan.[mut/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar