Peristiwa

Datang dari Tanah Suci, Jemaah Umrah Diminta Lakukan Karantina

Sumenep (beritajatim.com) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep meminta agar seluruh jemaah umrah dikarantina setiba dari tanah suci.

“Kami sudah koordinasi dengan biro travel, agar ketika jemaah umroh datang dari tanah suci, dikarantina selama tiga hari,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Sumenep, A. Rifa’i Hasyim, Selasa (3/11/2020).

Pemerintah Arab Saudi telah resmi membuka kembali pelaksanaan ibadah umroh, namun dengan beberapa ketentuan. Diantaranya, usia jemaah dibatasi antara 18-50 tahun. Untuk Indonesia, mendapat kuota 800 – 1.000 jemaah per hari.

Setiap hari hanya ada satu penerbangan umrah yakni Saudi Arabia Airlines dari Jakarta ke Jeddah dan kembali ke Jakarta, dan setiap jemaah wajib tes swab PCR maksimal 72 jam sebelum pemberangkatan. “Berdasarkan data yang kami terima, ada 10 biro travel di Sumenep yang akan memberangkatkan jemaah umroh tahun ini. Setiap rombongan terdiri dari 40-90 orang,” terang Rifa’ie Hasyim.

Ia meminta para jemaah umrah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, yakni 3 M. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. “Umrah dalam kondisi pandemi ini memang harus lebih ekstra hati-hati. Yang paling penting itu patuhi protokol kesehatan,” ujarnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar