Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dari Dana Urunan, Murid MTsN 6 Malang Bagikan Sembako dan Migor Gratis

Malang (beritajatim.com) – Aksi terpuji ditunjukkan ratusan pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Malang di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Menggunakan dana urunan dari tabungan mereka selama sekolah, para pelajar ini membagi-bagikan minyak goreng dan kebutuhan pokok atau sembako ke masyarakat secara gratis, Rabu (30/3/2022).

Pembagian sembako dan Migor gratis ini dibuka para siswa dengan menggelar lapak dadakan di trotoar jalan di Kota Kepanjen. Warga yang ingin memperoleh sembako gratis pun diminta antre. Di tengah naikknya kebutuhan pokok dan kelangkaan minyak goreng, masyarakat pun mengaku terbantu dan berterimakasih pada pelajar MTsN 6 Malang.

“Terimakasih, anak-anak Madrasah. Aksi sosial ini sangat membantu masyarakat. Kita dapat minyak goreng dan sembako secara gratis. Saya tadi ambil mie dan gula. Mau ambil minyak goreng sudah habis,” ungkap Patemi, salah satu warga Kepanjen, yang ikut mendapatkan sembako gratis, Rabu (29/3/2022).

Menurut Patemi, dengan menyediakan sembako gratis yang disediakan siswa MTsN 6 Malang ini, sangat membantu masyarakat seperti dirinya. Lapak-lapak tempat pembagian sembako gratis ini dibuat siswa Madrasah mirip swalayan dadakan. Tak ayal, masyarakat pengguna jalan pun merasa senang dan ikut antre untuk mendapatkan kebutuhan pangan yang tersedia secara gratis.

Sementara itu, tim kedua dari pelajar MTsN 6 Malang juga membayarkan para pembeli di pasar tradisional Kepanjen. Proses beli gratis dengan memakai uang tunai yang dipegang para pelajar ini, dilakukan secara acak. Masyarakat yang beruntung, seluruh kebutuhan yang ia beli akan dibayar oleh para pelajar MTsN 6 Malang.

“Saya tadi beli tepung, kecap dan pewarna makanan. Semua dibayari siswa Madrasah. Terus dapat gratis juga minyak goreng. Terimakasih, ini sangat membantu kami,” tutur Nuryani, wanita berkerudung saat belanja di Pasar Kepanjen.

Di tempat sama, Kepala Sekolah MTsN 6 Malang, Sutirjo yang mengawasi langsung pelaksanaan pasar gratis oleh siswanya menjelaskan, masyarakat bebas memilih apa yang mereka butuhkan. Sementara ketersediaan barang kebutuhan pokok seperti beras, gula, sayur mayur, daging, minyak goreng, dan makanan disediakan langsung para siswa menggunakan dana urunan dari tabungan mereka sendiri.

“Proses ini juga menjadi bagian pembelajaran untuk para siswa, ditengah kondisi seperti saat ini apalagi menjelang bulan suci Ramadan, siswa secara urunan membantu masyarakat memberikan kebutuhan pokok secara gratis,” terang Sutirjo.

Kata Sutirjo, biasanya menyambut bulan suci Ramadan, ada pawai Ramadan dan lain-lain. “Anak-anak ini kemudian berunding, mereka ternyata menabung dulu sebelum acara pasar trotoar gratis ini. Kemudian uang tabungan mereka dikumpulkan per kelas dan di realisasikan hari ini. Tujuannya adalah, agar masyarakat terbantu dalam konteks Ramadan dan berpuasa nanti,” pungkas Sutirjo. [yog/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar