Peristiwa

Dapur Umum di Mojokerto Siapkan 350 Bungkus Nasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Dapur Umum (DU) langsung didirikan di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto setelah luapan Kali Lamong masuk rumah warga di tiga desa di Kecamatan Dawarblandong. Petugas menyiapkan 350 nasi bungkus untuk korban terdampak.

Salah satu relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Imam Syaifudin mengatakan, DU sudah didirikan sejak, Rabu (1/5/2019) kemarin. “Sejak kemarin, kami sudah mendirikan DU di Dusun Balong, Desa Banyulegi,” ungkapnya, Kamis (2/5/2019).

Masih kata Imam, DU menyiapkan 350 bungkus nasi untuk korban terdampak luapan Kali Lamong di tiga desa tersebut. Untuk mengirim nasi bungkus ke Dusun Talonbrak, Desa Talunblandong, petugas harus memutar melewati wilayah Gresik.

“DU satu lokasi kemudian kita bagi, seperti ke Talonbrak, kita harus mutar lewat Balongpanggang, Gresik. Kemarin, bantuan mulai datang dari Polresta Mojokerto, relawan LPBI dan Dinsos Provinsi. DU disiapkan sampai keadaan kembali normal,” katanya.

Imam menjelaskan, yakni sampai air akibat luapan Kali Lamong benar-benar surut dan warga di tiga desa tersebut bisa kembali beraktivitas. DU tersebut didirikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto untuk korban terdampak luapan Kali Lamong.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto M Zaini mengatakan, saat ini ada tren banjir terus naik. “Kami mengirimkan bantuan lauk pauk, mei instan dan selimut untuk warga terdampak banjir,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar