Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dapur Rumah Warga di Jombang Ambruk Diterjang Angin Kencang

Kondisi dapur milik warga Desa Brodot yang ambruk diterjang angin kencang pada Jumat (12/11/2021) dini hari

Jombang (beritajatim.com) – Ketenangan warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, berubah menjadi kepanikan. Hal itu menyusul adanya dapur rumah milik Suwandi warga setempat yang ambruk akibat diterjang angin kencang, Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

Tembok dapur yang terbuat dari bata merah tersebut ambruk. Tentu saja, kondisi dapur tersebut porak poranda. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Karena pemilik beserta keluarganya berada di rumah induk. “Tidak ada korban jiwa,” kata Fasdes (Fasilitator Desa) Desa Brodot, Muzayyinul Achsan.

Muza, panggilan akrab Muzayyinul Achsan mengungkapkan, sebelum dapur milik Suwandi ambruk, hujan disertai angin menerpa desa yang berada di dekat Sungai Brantas tersebut. Nah, sekitar pukul 2.30 WIB, hempasan angin kencang itu merobohkan dapur.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang,” kata Fasdes yang bertugas menangani kebencanaan tingkat desa ini.

Dalam peta kebencanaan Kabupaten Jombang, Brodot merupakan salah satu desa rawan bencana. Selain bencana angin kencang, desa tersebut juga rawan banjir. Pasalnya, desa ini terletak di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Konto dan Sungai Brantas.

Paling baru, banjir yang menerjang desa ini terjadi pada Februari 2021. Sedangkan angin puting beliung pernah menerjang Dusun Klaci, Desa Brodot pada 11 April 2019. Sebanyak 13 rumah mengalami kerusakaan saat itu. Juga banyak pohon tumbang diterjang angin kencang.

Bencana serupa juga menerjang Desa Brodot pada 25 November 2014. Saat itu, sedikitnya 70 rumah warga setempat mengalami kerusakan. Dari jumlah itu, tujuh rumah kategori rusak berat dan harus direhab total sebelum ditempati. Juga terdampat satu orang terluka akibat tertimpa tembok rumah. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar