Peristiwa

Dapat Nilai Nol, Ini Jawaban Panitia Pilkades Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ketua Panitia Desk Pilkades Pemkab Banyuwangi, Abdul Aziz Hamidi mengaku pihaknya hanya menerima hasil tes tulis dari Tim Independent.

“Sesuai dengan nota kesepakatan dengan tim independent, yakni Unej dan Untag kita hanya menerima hasilnya saja. Untuk proses tes tulis dan lembar jawaban ada di mereka,” ujarnya.

Terkait nilai nol (0), kata Aziz, berdasarkan keterangan Tim Independent, nilai nol tersebut bukan karena lembar jawabannya hilang, akan tetapi memang tidak diisi oleh yang bersangkutan.

“Yang nilainya nol (0) bukan jawabannya hilang. Tapi pada saat itu tidak ada jawabannya. Lembar Jawabannya tidak ada. Itu dari versi Tim Independent,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Azis, pihaknya juga memiliki salinan hasil uji tes tulis yang disampaikan oleh tim seleksi. Hasilnya, sama dengan yang diterima oleh bacakades.

“Hasil tes tulis yang kita miliki sama seperti yang ada di desa masing-masing. Hanya saja lembar jawabannya kita yang tidak punya. Akan tetapi, kita belum dapat memastikan untuk memenuhi permintaan mereka. Yang pasti tetap kita fasilitasi dengan syarat menyampaikan secara tertulis,” ungkapnya.

Sekedat diketahui, Pemkab Banyuwangi akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Oktober 2019 mendatang. Sebelumnya, bakal calon kades yang mendaftar mengikuti pilkades di Banyuwangi sebanyak 621 orang dari 130 desa di 24 kecamatan.

Sementara bacakades yang mengikuti tes pada Kamis (29/08/2019) lalu itu sebanyak 305 orang dari 41 desa. Tes tulis diberlakukan khusus desa yang memiliki calon lebih dari 5 orang.

Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar memiliki calon terbanyak yaitu 12 orang Bacakades. Sedangkan Desa terbanyak kedua yakni Desa Benculuk, Kecamatan Cluring dengan 11 orang Bacakades. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar