Peristiwa

Daops 9 Jember Siapkan Generasi Peduli Alam di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 9 Jember melakukan kegiatan pelestarian penyu di Banyuwangi. Setidaknya, ada 160 ekor anak penyu atau tukik dilepas liarkan ke habitatnya di Pantai Warudoyong, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

“Jadi ini untuk triger awal, agar teman-teman yang lain peduli terhadap penyu kita lepas kurang lebih 160 ekor tukik. Harapannya, kita ingin penyu tetap ada,” kata Vice Presiden CSR PT KAI, Agus Supriyono, Kamis (5/9/2019)

Banyuwangi dipilih, kata Agus, karena di daerah ini terdapat 4 jenis dari 7 jenis penyi di dunia. Selain itu, bumi The Sunrise of Java ini juga menjadi habitat alami yang aman.

“Penyu ini hewan setia, kalau kita lepas hari ini kemungkinan 20 tahun lagi, mereka akan balik ke tempat ini,” imbuhnya.

Dalam pelepasan tukik ini, PT KAI mengajak langsung anak-anak sekolah tingkat dasar. Tujuannya, sekaligus melatih mereka untuk mencintai alam dan satwa termasuk penyu yang perlu diperhatikan.

“Mengajak mereka agar ikut peduli sejak dini. Sekaligus kita akan sosialisasi terhadap mereka mengenai pendidikan dan membentuk karakter anak bangsa,” ungkapnya.

Banyuwangi, lanjut Agus, dinilai temasuk menjadi kota yang maju di dunia perkeretaapian. Termasuk industri kereta api ke depan juga ada di sini.

“Ke depan Banyuwangi akan menjadi daerah yang modern dan maju. Dengan dibangunnya industri kereta api oleh PT INKA, maka kita juga akan sosialisasi tentang transportasi,” pungkasnya. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar