Peristiwa

Danlanud Iswahjudi: Festival Balon Wadah yang Benar Meneruskan Tradisi

Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk kedua kalinya festival balon udara digelar di Ponorogo, tepatnya di lapangan Nongkodono, Kecamatan Kauman. Event yang sudah menjadi tradisi di bumi Reyog tersebut, diwadahi oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Dephub)

Festival balon udara yang ditambatkan itu diikuti sesikitnya 54 peserta. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Ponorogo. Festival tahunan tersebut dihadiri Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, Direktur Navigasi Penerbangan Kementrian Perhubungan RI, Asri Santoso, Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, General Manager Perum LPPNPI Cabang Surabaya (Airnav) Aulia, dan perwakilan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya Nafhan Syahron.

Pada kesempatan tersebut kepada para peserta festival, Komandan Lanud Iswahjudi mengucapkan selamat datang dan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Ucapan terima kasih juga disampaikan Danlanud kepada Dirjen Dephub, yang telah melaksanakan kegiatan festival balon udara yang ditambatkan, dalam rangka penanganan pelepasan balon udara yang tidak bisa dikendalikan dan berpotensi membayakan keselamatan penerbangan.

“Festival balon udara kali ini untuk mendukung kegiatan kearifan lokal. Tapi ada aturan yang berlaku, lokasi yang tepat, diatur dengan regulasi yang benar,” katanya, Rabu (12/6/2019).

Festival ini kata Marsma Iko merupakan bagian dari kampanye agar masyarakat tidak melepas balon udara sembarangan. Sehingga masyarakat punya kesadaran kegiatan penerbangan balon udara secara liar berbahaya.

Marsma Iko juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi pecinta balon udara di Kabupaten Ponorogo. “Festival ini merupakan wadah yang benar dalam meneruskan tradisi turun temurun saat lebaran,” katanya.

Adapun kriteria lomba diantaranya, terbang balon paling lama, balon paling baik, balon paling indah, tim paling kompak, balon paling unik dan balon warna warni terbaik. Bagi para pemenang festival mendapat hadiah berupa tropy dan uang pembinaan puluhan juta dari panitia festival. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar