Peristiwa

Dandim Kediri Resmikan Panti Asuhan Putra Putri Prajurit Yang Gugur

Kediri (beritajatim.com) – Kodim 0809 Kediri mendirikan bangunan panti asuhan untuk anak dari prajurit yang telah meninggal dunia, Jumat (12/3/2021). Para putra prajurit yang menempati panti asuhan akan mendapatkan pendidikan sesuai dengan bakat dan cita-cita mereka.

Bangunan panti asuhan putra dan putri prajurit tni yang telah gugur ini dibangun di kawasan Kodim 0809 Kediri di jalan Ahmat Yani, Kota Kediri. Panti asuhan dengan luas lahan 250 meter persegi itu memiliki kapasitas sebanyak 10 anak.

“Panti asuhan ini kita dirikan untuk anak yatim anggota Kodim 0809 Kediri yang telah gugur. Terdapat 10 kamar yang terdiri dari kamar tidur, dapur, ruang belajar, dan kebun,” ungkap Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno .

Letkol Kav Dwi Agung meresmikan panti asuhan tersebut. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, dan pemotongan pita oleh dandim bersama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar serta Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa.

Sebanyak 9 orang putra dan putri dari prajurit yang telah meninggal dunia menjadi penghuni pertama panti asuhan kodim 0809 kediri ini. Panti asuhan tersebut dibangun dari donasi yang terkumpul baik berbebtuk uang maupun material bangunan dan perabotan.

Dandim berharap seluruh anak yatim dari prajurit TNI yang meninggal bisa berhasil dan meneruskan harapan dari orang tuanya. Selain bisa belajar tentang pendidikan ilmu pengetahuan umum, mereka juga dididik tentang didispli, kesamaptaan serta pendidikan bercocok tanam.

“Semua fasilitas seperti lapangan olahraga bisa mereka gunakan selama jam diluar dinas. Harapannya mereka bisa mengapai cita-cita sebagaimana keinginan orang tua mereka,” ungkap Letkol Kav Dwi Agung.

Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mengapresiasi pendirian panti asuhan putra putri prajurit tni dari gagasan Dandim. Pemerintah Kabupaten Kediri bakal mendukung perkembangan panti, termasuk upaya pendidikan anak asuh. “Kita siap untuk membantuk kegiatan ekstrakulikuler untuk mendukung pendidikan anak-anak di panti asuhan ini,” ungkap Dewi. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar