Peristiwa

Dampak Covid-19, Pendapatan Event dan Wedding Organizer Anjlok 100%

Surabaya (beritajatim.com) – Penyebaran virus Corona yang masih tinggi di kota Surabaya rupanya semakin berdampak pada sejumlah pihak, terutama dibidang event organizer dan wedding.

Bukan hanya membatalkan tempat resepsi di hotel, bahkan para calon pengantin pun membatalkan hingga menunda untuk menjahit atau menyewa baju pengantin.

Hal ini dirasakan oleh desainer yang terkenal sebagai penjahit baju pemain timnas ini, ia mengatakan dampak dari kerjadian ini beberapa klien mengcancel untuk meminjam. Bahkan ada sebagian para langganannya menunda pesta dan menitipkan gaunnya kepada dirinya.

Di bulan April ini, sudah ada empat hingga lima calon pengantin yang menunda terutama di wedding di tanggal-tanggal cantik di depan, seperti tanggal 4, 8 , 24 dan 28. Mereka memilih untuk tidak menggelar resepsi dan hanya memesan baju untuk akad nikah.

Kerugian jelas terjadi, jika biasanya dalam satu bulan satu pasangan pengantin bisa menghasilkan pundi rupiah delapan hingga lima belas juta setiap baju. Dampak dari penyebaran ini hampir 100 persen anjlok.

“Iya kerasa sekali penurunan klien untuk wedding, bulan depan itu sudah ada empat sampai lima klien tapi harus ditunda dulu resepsinya dan ada juga yang hanya ambil baju akad nikah karena sudah terlanjur. Jelas ini berdampak ke omzet dan karyawan,”ucap Catherine Wong, Minggu (29/3/2020).

Namun, Catherin tidak berhenti melakukan aktifitasnya sebagai desainer. Ia tetap membuka konsultasi melalu online namun dikatakanya bukan untuk klien baru, ia hanya menerima klien lama yang baju pengantinnya masih on progress.

“Kita tidak buka butik untuk umum, tapi untuk klien yang masih ada tanggungan ke kita dua hari dalam seminggu saja bukanya, dan kita juga membuka konsultasi klien via online,” imbuhnya.

Kini ia hanya mengerjakan jahitan masker saja, yang akan di sumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan mengingat saat ini persediaan masker ditoko semakin menipis. Bahkan ia mengajak dan menggandeng desaine seluruh Surabaya untuk membuat masker ini dan didonasikan. [way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar