Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dam Nganjuk Ambrol Banjir Rendam 2 Desa, Pemkab Mojokerto Lakukan Koordinasi

Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati saat menyerahkan bantuan sembako ke warga terdampak banjir di Dusun Betro Timur, Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir yang terjadi di dua desa yang ada di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto karena dampak ambrolnya DAM di wilayah Nganjuk. Akibatnya dua rumah di Desa Betro, 17 rumah di Desa Watesprojo serta puluhan hektar tanaman padi, tebu, jagung dan ketela milik warga terendam.

“Kita semua tidak menginginkan luapan dari sungai yang merupakan dampak dari permasalahan ambrolnya DAM yang ada di daerah Nganjuk. Sehingga di Mojokerto, banjir terjadi karena saluran irigasi persawahan di Watesprojo dan Betro,” ungkapnya, Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati, Senin (14/3/2022).

Menurutnya, hal tersebut harus segera dilakukan koordinasi karena berhubungan dengan saluran-saluran yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto akan segera melakukan tindakan-tindakan yang memberikan solusi kepada masyarakat.

“Setidaknya sebagai bentuk perhatian karena kita tidak bisa menghentikan luapan-luapan dengan cara mekanik atau cara yang lain. Beberapa waktu sebelum terjadi luapan ini, dari PUPR sudah melakukan kegiatan-kegiatan untuk mengurangi pendangkalan dengan dilakukan normalisasi di sekitar Kemlagi,” katanya.

Masih kata Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, luapan tersebut tidak bisa ditampung sehingga menyebabkan saluran irigasi persawahan meluber. Menurutnya, titik penyebab banjir harus segera dilakukan sehingga koordinasi secepatnya harus segera dilakukan.

“Sudah ada komunikasi secara tidak resmi, semua sudah tahu, semua sudah memahami. Kita mengupayakan bagaimana warga yang terdampak banjir ini mendapatkan haknya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ini menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di dua desa tersebut. Bupati juga mendatangi puluhan siswa SDN Watesprojo yang melakukan kegiatan belajar mengajar di Balai Desa Watesprojo. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar