Peristiwa

Dam Jebol, 50 KK di Gersik Putih Kesulitan Air Bersih

Sumenep (beritajatim.com) – Jebolnya dam di Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep tidak hanya memutus akses jalan utama warga, namun juga memutus saluran air.

“Saluran air ke Kampung Patakerbau ikut terputus sejak dam jebol dan jalan putus,” kata salah satu warga setempat, Sultan, Minggu (10/05/2020).

Ia menjelaskan, ada 50 KK yang tinggal di Kampung Patakerbau. Saat ini mereka semua kesulitan untuk mendapatkan air bersih. “Biasanya, warga kampung kami mengambil air bersih dari sumber di Desa Gapura Tengah. Sekarang tidak bisa lagi, karena akses jalan menuju kesana putus,” ujarnya.

Ia menceritakan, untuk memenuhi kebutuhan air, warga sementara mengambil air dari sumur di kampungnya sendiri. Namun air disitu payau. “Kalau sekedar untuk mandi masih bisa meski menggunakan air payau. Tapi kalau untuk minum, kami tidak mungkin menggunakan air payau. Akhirnya ya kami harus membeli,” terangnya.

Jalan akses yang menghubungkan Patakerbau dan Kecamatan Gapura, terputus akibat jebolnya tanggul saat air laut pasang dalam dua hari terakhir. Awalnya yang jebol dam/tempat pembuangan air ke tambak ikan. Kemudian melebar ke jalan utama. Akibatnya jalan ikut terputus karena kanan kiri jalan merupakan tambak dan sungai.

Jalan yang terputus itu merupakan jalan utama yang biasa dilewati warga, tidak hanya untuk yang akan ke Kecamatan Gapura, namun juga ke Pelabuhan Kalianget. Setelah akses jalan putus, warga harus melewati area tambak garam. Hanya orang dan kendaraan roda dua yang bisa lewat. Sedangkan warga yang akan ke Kalianget harus naik perahu.

“Semoga segera ada penanganan dari pemerintah, sehingga persoalan ini bisa cepat diatasi, dan kami tidak kesulitan lagi mendapatkan air bersih,” pungkas Sultan. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar