Peristiwa

Curi Mobil karena Sakit Hati akibat Utang Ayah Tak Dibayar

Pelaku pencurian kendaraan mobil saat menjalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (20/1/2020). (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Kembali petugas jajaran Polrestabes Surabaya mengungkap kasus pencurian. Kali ini adalah kasus pencurian mobil yang terjasi di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura. AKP Iwan Heri Purwanto, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (20/1/2020) menjelaskan, pelaku kenal dekat dengan korban. Malahan, korban memiliki utang ke orangtua pelaku.

“Pelaku sudah berbaik hati dan dekat sama korban, tapi utang korban ke sang ayah pelaku tak pernah dibayar. Jadi pelaku berinisiatif untuk mencuri mobil korban,” jelasnya.

Sementara pelaku yang diketahui bernama Ahmad Fauzi (32) ini tertangkap saat hendak menjual mobil hasil curiannya tersebut. Dijelaskan AKP Iwan, saat itu pelaku melakukan transaksi jual mobil di kawasan Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya. Karena korban sudah melakukan laporan kepolisian dan pihak Polres Bangkalan sudah menyampaikan surat DPO. Petugas Polrestabes Surabaya pun melakukan pencarian pelaku dan menangkap pelaku tersebut.

“Untuk barang bukti kami serahkan langsung ke korban, yakni Indrasari. Sedangkan pelaku kita jerat dengan UU 363 KUHP tentang kejahatan pencurian,” tandasnya.

Sementara karena sempat melawan dan lari, petugas pun melumpuhkan pelaku dengan timah panas di kaki kanannya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar