Peristiwa

Cuaca Buruk Kapal Tujuan ke Pulau Bawean Gagal Berlayar

Gresik (beritajatim.com) – Imbas cuaca buruk membuat kapal tujuan ke Pulau Bawean kembali gagal berlayar. Akibatnya, dua kapal cepat KMP Natuna Ekspress dan Bahari Ekspres tidak beroperasi. Hal itu setelah Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik mengeluarkan surat edaran.

Menurut data stasiun meteorologi kelas III Bawean, mulai Selasa (22/1) ini gelombang mulai naik. Gelombang diperkirakan berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter. Dengan kecepatan angin 19 – 26,1 knot.

Kasi Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Amri mengatakan, dua kapal cepat yakni KMP Natuna Ekspress dan Bahari Ekspress dipastikan tidak berlayar mulai besok.

“Akibat cuaca buruk tinggi gelombang mencapai 2 meter lebih dan akan berlangsung hingga tiga hari kedepan. Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan kapal kembali beroprasi,” katanya, Senin (21/01/2019).

Amri mengaku masih terus menunggu kabar terbaru dari BMKG. Apakah gelombang tinggi ini hanya tiga hari kedepan atau masih berlanjut.

 

“Kami akan terus update ke BMKG,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang akan melintasi periran Gresik-Bawean untuk ditunda. Jika nanti cuaca sudah stabil, dua kapal itu bakal beroprasi lagi.

“Tidak hanya kapal Natuna Ekspres dan Bahari Ekspres saja tapi juga berlaku pada kapal barang,” tandasnya. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar