Peristiwa

Cuaca Buruk, Kapal ke Bawean Berhenti Berlayar

Gresik (beritajatim.com)- Imbas cuaca buruk, dan gelombang tinggi yang kembali terjadi di perairan Laut Jawa membuat dua kapal cepat. KM Natuna Ekspress dan Bahari Ekpress berhenti berlayar.

Dua kapal cepat yang biasanya mengantar penumpang dari Gresik ke Pulau Bawean terlihat bersandar di Pelabuhan Gresik. Kedua kapal tersebut, tidak diizinkan berlayar karena cuaca buruk. Kendati, aktivitas di pelabuhan masih seperti biasa.

“Saya masih menunggu kepastian kapan berangkatnya meski hari ini tidak boleh berangkat,” ujar M.Amin (42) penumpang asal Sangkapura Bawean, Kamis (7/03/2019).

Kasi Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Mohammad Amri mengaku pihaknya tidak mau mengambil resiko. Solusi satu-satunya adalah melarang armada kapal untuk beroperasi.

“Sekarang cuacanya buruk sekali, Natuna Ekspress sampai balik sandar ke pelabuhan, itu keputusan yang tepat demi keselamatan penumpang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan kondisi cuaca buruk seperti sekarang ini. Kondisi gelombang tidak mudah diprediksi. Tiba-tiba saja, dalam waktu yang sangat cepat cuaca berubah. Air laut menjadi tinggi, sehingga membahayakan kapal yang berlayar. Meski demikian pihaknya tetap mengacu data dari BMKG.

Berdasarkan data dari BMKG, diperkirakan besok (8/3) cuaca mulai kembali normal. Pihaknya memastikan dua armada kapal menuju Bawean akan berangkat sesuai jadwal. Yaitu, KM Natuna Ekspress akan beragkat pukul 07.00 pagi dan Bahari Ekpress pukul 08.00 pagi. Kedunya berangkat dari pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean.[dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar