Peristiwa

Corona dan Spirit Sosial

Penyemprotan disinfektan KKB dan TKSK di Jalan Balikpapan I Perumahan GKB Gresik, Sabtu (28/3/2020).[Foto: air/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)–Berusia sekitar 63 tahun, tetap energik dengan kehidupan sosial ekonomi yang mapan. Bambang Prasetyo Widodo, panggilan akrabnya Pak Wiwid, terus bergerak dan bekerja untuk kepentingan masyarakat di tengah wabah virus corona (Covid-19), yang menjadi momok semua orang.

Sejak beberapa hari lalu, ketika wabah virus corona meruyak, Pak Wiwid terjun ke lapangan. Dia menggerakkan aktifitas penyemprotan disinfektan. Sasarannya pemukiman penduduk di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo.

“Hari ini, sampai pukul 14.30 WIB sudah 6 titik di Kota Surabaya dan Gresik yang disemprot disinfektan,” kata Pak Wiwid kepada beritajatim.com di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Sabtu (28/3/2020) siang.

Pengusaha sukses yang juga eksekutif Bakrie Grup ini bersepatu kets, berjaket kain, bertopi, berkaos krah, dan celana lapangan dalam memimpin penyemprotan disinfektan. “Ini sumbangsih yang bisa kami berikan kepada masyarakat. Yang penting aksi nyata ini memberikan manfaat kepada rakyat,” kata Pak Wiwid, yang juga Ketua Lembaga Sosial Keluarga Kita Bersatu (KKB) Surabaya ini.

Dalam menjalankan aksi sosial ini, Lembaga Sosial KKB yang dipimpinnya bekerja sama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) tingkat Jatim. Dalam satu grup untuk penyemprotan disinfektan, katanya, setidaknya melibatkan 6 sampai 7 personel.

Dengan mobil pick up, tandon berukuran 1 meter kubik lebih, dan alat penyempot punggung, relawan dari TKSK dan KKB menyemprot kawasan pemukiman warga di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo secara gratis.

“Ini kan gerakan sosial, ya tak usah bayar. Banyak kok rekan-rekan saya yang siap membantu untuk aktifitas ini. Hal seperti ini bukan kali pertama kami lakukan. Saat bencana alam Kendari, kami juga turun tangan memberikan bantuan,” tegas Pak Wiwid.

Pak Wiwid mengaku tak lelah dan tak capek menjalankan aktifitas sosial ini. Baginya, ada saatnya seseorang bekerja untuk diri dan keluarga. Di saat lain, di antara kita harus siap bekerja sosial untuk kepentingan masyarakat secara luas tanpa pamrih dan disemangati rasa ikhlas yang tinggi.

“Saya malah senang dan tak capek. Yang penting ketika tim kami turun di lapangan, tolong kami diberi arahan sehingga petugas kami bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal,” harapnya.

Bambang Prasetyo Widodo bersama Ainur Rohim

Sampai kapan kegiatan sosial mengantisipasi wabah corona ini dijalankan? Pak Wiwid tak memberikan deadline tertentu. Sejauh konten kegiatan sosial dari KKB dan TKSK itu dibutuhkan masyarakat, pihaknya berupaya semaksimal mungkin memenuhi.

Dalam sehari, tim KKB dan TKSK bisa menyemprot kawasan pemukiman warga 7 sampai 10 titik. Termasuk yang disemprot disinfektan oleh KKB dan TKSK Jatim adalah kantor PWI Jatim di Jalan Taman Apsari Surabaya.

“Ini bantuan yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat dan bisa membantu warga yang sekarang diliputi perasaan waswas wabah corona. Kami semua berdoa bisa melalui cobaan ini dengan selamat. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, melindungi kita semua,” katanya bernada nasihat. [air/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar