Peristiwa

Coblosan, 3 Rumah dan 2 Home Industri Lem Sepatu di Mojokerto Terbakar

Petugas sedang berusaha memadamkan api yang membakar tiga rumah dan dua home industri lem sepatu di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Di tengah masyarakat sibuk memberikan hak suaranya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), kebakaran terjadi di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Setidaknya ada tiga rumah dan dua home industri lem sepatu terbakar.

Kebakaran terjadi sekira pukul 08.05 WIB tepatnya di Dusun Sumberejo, Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak tiga unit armada Pemadam Kebakaran (PMK) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan dua unit armada PMK dari Kota Mojokerto diterjunkan ke lokasi.

Saksi mata, Iswanto mengatakan, api berasal dari rumah Jaelani yang juga pemilik home industri lem sepatu. “Awal api dari rumah Pak Jaelani sehingga terjadi kebakaran. Ada tiga rumah yang terbakar di sekitar rumah Pak Jaelani. Karyawan libur karena bareng Pilkada,” ungkapnya, Rabu (9/12/2020).

Masih kata Iswanto, ia tidak tahu secara jelas kronologi kebakaran hingga menyebabkan tiga rumah dan dua home industri lem sepatu terbakar. Menurutnya, saksi mata dalam kejadian tersebut adalah korban, Jaelani sendiri. Ia juga menjadi korban luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Kurang jelas awalnya, yang tahu Pak Jaelani sendiri. Yang tahu dan jadi korban, yang sakit juga Pak Jaelani sendiri, kena elpiji. Sekarang di RS orangnya, luka di wajah kena percikan api,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, ada tiga rumah dan dua home industri lem sepatu yang terbakar. “2 home industri milik Pak Jaelani dan Pak Khomsim dan 3 rumah milik Pak Jaelani, Pak Rudi dan Pak Khomsin,” jelasnya.

Zaini menjelaskan, luas yang terbakar kurang lebih 500 meter2. Akibat kejadian tersebut, korban Jaelani harus dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Diduga penyebab kebakaran dari proses produksi lem sepatu tumpah dan menjalar ke oven.

“Ada 5 unit armada PMK yang diterjunkan ke lokasi kebakaran. Sebanyak 3 unit armada PMK dari BPBD, 1 unit armada PMK dari Kota Mojokerto dan 1 unit armada PMK dari Dragon. Kerugian akibat kebakaran ini, masih dalam penghitungan,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar