Peristiwa

Cegah Pemudik Reaktif, Pemkot Malang Siapkan Ribuan Rapid Tes Antigen

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif.

Malang(beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan 1.600 unit alat Rapid Tes Antigen untuk cegah kedatangan pemudik dari luar daerah ke wilayah mereka. Alat rapid test ini disediakan di cek point arus mudik lebaran atau pos pengamanan di Pintu Keluar Tol Malang, Madyopuro, Kota Malang.

“Nanti dari luar kota tanpa surat hasil Rapid tes antigen, harus berhenti dulu untuk melakukan tes di Pos pengamanan,” kata Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, Jumat, (7/5/2021).

Pemkot Malang mengimbau, sebaiknya masyarakat tidak nekat melakukan perjalanan mudik sebab Pemerintah Pusat telah mengeluarkan larangan mudik. Masyarakat selalu diimbau untuk menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sebab pandemi belum berakhir.

“Harapannya masyarakat memenuhi anjuran dari Presiden kita, dilarang mudik artinya untuk memutus penyebaran Covid-19. Lebih baik diam di rumah lebaran di rumah dan salat Idul Fitri di masjid terdekat,” kata Husnul.

Husnul mengungkapkan, nantinya jika ada warga yang terjaring operasi rapid test antigen dengan hasil reaktif akan langsung dilakukan tindakan susulan. Seperti tes swab. Dan jika hasil tes swab ternyata positif maka akan langsung dikirim ke Safe House di Jalan Kawi, Kota Malang untuk dikarantina.

“Kalau hasilnya positif maka langsung kita kirim ke Safe House di Jalan Kawi. Di awal-awal ini secara acak dulu. Tapi ke depan seluruh pengendara yang tidak bawa bukti hasil rapid test non reaktif akan kita langsung rapid test di Pospam,” tandasnya. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar