Peristiwa

Cegah Heat Stroke, Perbanyak Minum Air Putih

ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski Indonesia berada di daerah tropis yang sudah akrab dengan cuaca panas. Namun beberapa hari ini panas cukup ekstrim, suhunya bisa mencapai lebih dari 38 derajat Celcius.

Untuk itu masyarakat harus mewaspadai cuaca panas seperti sekarang yang bisa menyebabkan heat stroke atau sengatan panas. Dimana tubuh seseorang mengalami peningkatan suhu secara drastis, akibat paparan suhu panas dari lingkungan atau sinar matahari. “Jadi heat stroke ini terjadi pada orang terkena paparan suhu panasnya diluar batas kemampuan tubuhnya,” kata Kepal Dinkes Ponorogo drg. Rahayau Kusdarini, Minggu (27/10/2019).

Irin sapaan akrab Rahayu Kusdarini juga memantau cuaca beberapa hari ini menggunakan aplikasi khusus ditelpon pintarnya.Dia mencatat suhunya bisa mencapai 41 derajat Celcius. Namun selang dua jam kemudian suhu tersebut turun menjadi normal lagi. “Karena berada di daerah tropis, sebenarnya kita cukup terbiasa dengan suhu tinggi. Namun kita harus tetap mewaspadai adanya heat stroke,” katanya.

Heat Stroke, kata Irin juga bisa terjadi kepada orang yang dehidrasi atau kekurangan cairan. Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat Ponorogo untuk selalu mencukupi cairan tubuh dengan minum air putih dengan sebanyak-banyaknya. “Standardnya minimal minum 2 liter air. Tapi kalau panas gini lebih banyak minum akan lebih baik,” ujarnya.

Penjelasannya kata Irin karena dengan adanya panas, maka penguapan cairan tubuh akan lebih mudah menguap jika segera diganti dengan air putih banyak lagi. Selain itu bahaya heat stroke bisa menyerang sampai ke otak. Kalau otak sudah kena, bisa berlanjut ke saraf-sarafnya. “Jadi kita harus terus mewaspadai heat stroke ini. Yakni tidak terlalu terpapar sinar matahari dan minum air putih sebanyak–banyaknya,” pungkasnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar