Peristiwa

Cegah Covid-19, Polres Ponorogo Maksimalkan Penambahan Kampung Tangguh

Kapolres Ponorogo AKBP Muchammad Nur Azis. [Foto/dok.beritajatim.com]

Ponorogo (beritajatim.com) – Pencegahan Covid-19 tidak hanya dilakukan oleh Pemkab Ponorogo, namun semua unsur mempunyai kewajiban yang sama. Salah satunya yang dilakukan oleh Polres Ponorogo. Untuk memerangi virus yang berasal dari Wuhan China tersebut, korps Bhayangkara ini mengaktifkan dan memperbanyak kampung tangguh semeru (KTS).

Kapolres Ponorogo AKBP Muchammad Nur Azis mengungkapkan, dalam dua minggu penerapan PPKM skala mikro, pihaknya akan menambah 25 KTS. Dimana di setiap kecamatan ada satu tambahan baru. Namun juga ada beberapa kecamatan, misalnya Kecamatan Jenangan, Jetis dan Siman akan ada penambahan 2 KTS.

“Pelaksanaan PPKM skala mikro pada 2 minggu ini, kami menargetkan ada penambahan 25 KTS. Tiap kecamatan tambah satu. Namun, ada kecamatan yang jumlah yang terpapar Covid-19 banyak, akan ada penambahan 2,” kata AKBP Muchammad Nur Azis, Minggu (14/2/2021).

Sebelumnya di Ponorogo, kata Azis, sudah ada 63 KTS. Setiap satu kecamatan sudah ada 3 KTS. Namun, seiring kebijakan pemerintah yang melaksanakan PPKM, kampung tangguh semeru ini akan ditambah. Itu dilakukan semata-mata untuk pencegahan Covid-19. “Untuk sementara ini, keberadaan kampung tangguh untuk penanganan dan pencegahan Covid-19,” katanya.

Kkampung tangguh semeru ini yang memilih tiga pilar di setiap kecamatan. Yakni camat, Kapolsek dan Danramil. Mereka memilih terutama yang ada warga terpapar Covid-19. Selain itu juga desa atau kelurahan yang dinilai siap. “Kampung tangguh semeru ini semuanya swadaya, kami dorong masyarakat untuk berinisiatif saling gotong-royong. Meski juga ada bantuan dari beberapa pihak,” katanya.

Dalam tiga bulan ke depan, Azis menarget ada tambahan lagi sebanyak 108 KTS. Sehingga jumlah keseluruhan menjadi 196 kampung tangguh semeru. Jika dipersentase dengan jumlah desa/kelurahan di bumi reyog, angka tersebut sudah menunjukan 63 persen desa/kelurahan di Ponorogo yang menjadi kampung tangguh semeru.

“Kalau target kita ya semua desa/kelurahan di Ponorogo menjadi kampung tangguh semeru. Namun, dalam 3 bulan ke depan insyallah sudah 63 persen atau 196 KTS,” pungkas Azis. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar