Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Cegah Covid-19, Misa Natal di Gereja Katolik Santa Maria Ponorogo Terapkan Protokol Kesehatan

Tempat duduk di dalam gereja pun diatur untuk menjaga jarak jemaat satu dengan yang lainnya. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Ada hal berbeda pada perayaan Natal di Gereja Katolik Santa Maria Ponorogo tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena saat ini lagi pandemi Covid-19, pihak gereja menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan.

Protokol kesehatan seperti tempat mencuci tangan, bilik sterilisasi, dan hand sanitizer. Sebelum masuk gereja juga dilakukan pengecekan suhu tubuh.

“Perayaan natal kali ini, kami kedepankan protokol kesehatan yang ketat, jemaat wajib memakai masker,” kata Pastor Rekan Gereja Katolik Santa Maria Ponorogo Agustinus Kurnia Wijayanto, Kamis (24/12/2020).

Rangkaian misa Natal pun dilaksanakan secara bergiliran. Dalam satu hari dilakukan sebanyak tiga kali secara bergantian. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kerumunan jemaat dalam peribadatan.

“Hari ini dilakukan tiga kali secara bergantian. Besok juga sama dilakukan juga tiga kali secara bergantian,” katanya.

Dalam perayaan Natal kali ini, Agustinus menyebut jika gereja yang berada di Jalan Gajah Mada ini hanya diisi 30 persen dari kapasitas penuh. Langkah tersebut disesuaikan dengan izin Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo yang mensyaratkan untuk hanya mengisi 30 persen dari kapasitas penuh gereja.

Selain itu, pihak gereja juga telah mendata jemaat yang diperbolehkan untuk melaksanakan peribadatan di gereja. Bagi anak usia dini, lansia dan jemaat yang kondisi kesehatan kurang baik tidak diperkenankan mengikuti prosesi di gereja. Selain itu, yang menjadi atensi adalah jemaat yang memiliki riwayat luar kota.

“Jadi yang mengikuti misa natal juga kami batasi. Hanya jemaat yang terdaftar dan melalui seleksi kesehatan yang ketat yang diperkenankan,” pungkas Agustinus. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar