Peristiwa

Cari Petani Hilang, Tim SAR Tuban Sisir Sungai Hingga Laut

Tuban (beritajatim.com) – Puluhan personil gabungan dari BPDB Tuban, Tagana, Basarnas, TNI, Polri dan juga warga masyarakat masih terus melakukan upaya untuk mencari Abdus Somad (51), seorang petani asal Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban yang hilang lantaran terseret air banjir dari sungai yang ada di desa tersebut, Kamis (21/1/2021).

Hingga saat ini dalam proses pencarian petani yang terseret arus banjir di sungai itu masih belum mendapatkan hasil. Petugas gabungan telah dibagi menjadi tiga tim guna melakukan penyisiran di wilayah sungai yang menjadi titik awal hilangnya korban hingga sampai di sekitar laut yang menjadi titik hilir dari sungai itu.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, pencarian hari kedua terhadap petani yang hilang itu sudah dilakukan petugas sejak pagi hari. Namun sampai dengan siang ini, tim SAR yang melakukan penyisiran itu belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan petani yang awalnya terseret banjir itu.

“Kita sudah kembali melakukan pencarian sejak pukul 7 pagi tadi dengan melibatkan semua pihak, mulai dari tim BPBD Tuban, Basarnas Surabaya, TNI, Polri, Relawan dan juga warga masyarakat,” terang Yudi Irwanto, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban.

Yudi menjelaskan bahwa untuk melakukan pencarian petani tersebut petugas membagi tiga tim untuk melakukan penyisiran. Yakni tim pertama menyisir sepanjang sungai, kemudian tim kedua di darat dan tim ketiga ditempatkan untuk melakukan penyisiran di kawasan laut yang menjadi titik hilir sungai tersebut.

“Kita secara bersama-sama melakukan penyisiran di sungai mulai dari titik awal korban hilang sampai dengan laut yang ada di Palang dan di luat juga sudah dilakukan penyisiran. Namun sampai dengan saat ini masih belum berhasil kita temukan,” sambung Yudi Irwanto saat berada di lokasi sungai Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Tuban.

Sementara itu, untuk debit air sungai Avur yang mengakibatkan korban tenggelam itu sudah mengalami surut. Puluhan petugas bersama warga sudah dua kali menyisir dengan cara langsung terjun ke dalam sungai guna mencari keberadaan korban yang dimungkinkan masih berada di dasar air.

“Kita akan terus berupaya untuk melakukan pencarian, minta doanya semoga korban segera bisa ditemukan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Abdus Somad (51), petani asal Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Tuban hilang terseret banjir di sungai avur yang melintasi desa tersebut. Korban terseret banjir saat berusaha menyeberangi sungai tersebut setelah dari sawah dan tiba-tiba terjadi banjir dengan debet air yang sangat besar sekali.[mut/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar