Peristiwa

Cabdindik Jatim Wilayah Ponorogo Ingin Boyongan ke Kantor yang Pepresentatif

Ponorogo (beritajatim.com) –  Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim wilayah Ponorogo saat ini menempati kantor di kompleks Samsat Payment Point di Jalan Ir Juanda. Kantor tersebut dinilai kurang representatif, sebab, pelayanan publik terganggu karena jadi satu dengan lembaga lain.

Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Ponorogo Nurhadi Hanuri berharap dapat segera dibantu oleh Pemkab Ponorogo untuk mendapatkan kantor baru. Dengan jumlah karyawan Cabdindik sekitar 35 orang, kantor yang ditempati saat ini membuat pelayanan menjadi kurang maksimal. Apalagi, kebutuhan pengarsipan yang semakin meningkat juga membutuhkan ruang yang lebih luas.

“Harapan untuk dibantu pencarian tempat baru ini sudah kami sampaikan kepada Sekda Agus Pramono,” kata Nurhadi Hanuri, Jumat (11/9/2020).

Sejumlah aset dibidik menjadi kantor baru bagi Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Ponorogo. Selain aset pemprov, mereka juga terbuka dengan opsi menggunakan aset milik pemkab setempat. Nurhadi menyebut pihaknya bersedia dimana saja, namun yang terpenting kantor baru tersebut bisa memberikan pelayanan dengan layak.

“Inginnya ya tidak satu lagi dengan lembaga yang lain,” katanya.

Nurhadi mengungkapkan usai keluhannya disampaikan kepada Sekda, pihaknya diberi sejumlah opsi. Diantaranya, aset kantor pertanian di dekat Universitas Muhammadiyah Ponorogo, atau kantor bidang ketahanan pangan dinas pertanian ketahanan pangan dan peternakan (Dipertahankan) di Jalan Gajah Mada. Selain dua tempat itu, kata Nurhadi ada beberapa aset Pemprov Jatim di Ponorogo, namun digunakan oleh Pemkab.

“Kantor baru nanti, mau itu aset Pemprov atau Pemkab, kami tidak masalah. Yang penting kami bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal. Kami tidak memberikan deadline, tapi lebih cepat lebih baik,” katanya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar