Peristiwa

Bus Harapan Jaya Kecelakaan di Jalur Tengkorak, 1 Tewas 4 Terluka

Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan hebat terjadi di jalur tengkorak Jombang, yakni Jl Raya Glagahan, Kecamatan Perak, Minggu (2/6/2019) sekitar pukul 04.30 WIB. Bus jurusan Surabaya-Trenggalek itu beradu muka dengan mobil box Grand Max. Akibatnya, satu orang meninggal dan empat korban terluka.

Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, peristiwa itu bermula ketika mobil box Grand Max nopol L 9313 NQ berjalan dari arah timur ke barat. Mobil tersebut dikemudikan oleh Rachmad Harditiniyanata (25), warga Dusun Pandean, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Selain Rachmad, di mobil tersebut juga ada satu penumpang lain, yakni Regan Leonardo (31) warga Desa/Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Mobil box melaju dengan kecepatan tinggi. Apalagi jalur nasional di Glagahan memang lebar dan lurus. Kawasan tersebut merupakan salah satu titik rawan laka di jalur mudik Jombang atau jalur tengkorak.

Saat itulah diduga sopir mobil box mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan. Ironis, pada saat bersamaan melaju bus PO Harapan Jaya nopol AG 7282 US dari arah berlawanan. Karena jarak sudah dekat, sopir bus Gatot Supriadi (39), warga Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri ini tidak bisa menguasai keadaan.

Dalam hitungan menit, dua kendaraan tersebut bertabrakan. Benturan keras terjadi. Mobil box terguling, sedangkan bagian depan bus rusak parah. Kaca depan rontok tek tersisa. Jeritan para penumpang terdengar histeris.

Akibat tabrakan itu, penumpang mobil box Regan Leonardo (31) meninggal di lokasi dengan luka parah. Sedangkan penumpang bus yang terluka sebanyak empat orang. Mereka kemudian dilarikan ke RSUD Jombang guna mendapatkan pelayanan medis.

“Dugaan sementara pengemudi mobil box Grand Max mengantuk. Sehingga kendaraan tersebut oleng ke kanan dan bertabrakan dengan bus Harapan Jaya yang melaju dari arah berlawanan. Selain menimbulkan kemacetan di jalur nasional, kecelakaan itu menyebabkan satu orang meninggal dan empat lainnya terluka,” pungkas Sulaiman. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar