Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Dampak Jembatan Ngaglik Ambles,

Bus dari Surabaya ke Terminal Rajekwesi Terlambat 45 Menit

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Terminal Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro Budi Sugiarto mengatakan, amblesnya Jembatan Ngaglik 1 di Jalan Poros Nasional Lamongan berdampak dengan jam kedatangan trayek bus yang beroeprasi dari arah Surabaya menuju Bojonegoro.

“Arus lalu lintas yang dari arah Surabaya ke Bojonegoro ini karena dialihkan menggunakan jalur lain sehingga berdampak adanya keterlambatan kedatangan bus selama 45 menit,” ujarnya, Rabu (30/3/2022).

Menurut Budi, trayek bus yang dari arah Surabaya ke Bojonegoro dialihkan jalur lain. Ada dua alternatif jalur yang bisa dilewati, yakni dari Terminal Lamongan – Kampus Unisda – Pucuk – Babat. Jalur kedua, Terminal Lamongan – Sugiyo – Kedungpring – Babat.

“Sedangkan untuk info sementara dari crew bus yang berangkat tadi pagi yang jurusan Bojonegoro – Surabaya aman karena dibuat satu arah menggunakan jalur biasanya,” ujarnya.

Sedangkan, dampak amblesnya Jembatan Ngaglik 1 tersebut, pihaknya mengaku belum mengetahui adanya pengurangan jumlah operasional bus trayek Bojonegoro – Surabaya maupun sebaliknya. “Jumlah bus yang beroperasi di terminal baru direkap jam 12 malam. Sehingga untuk saat ini belum diketahui apakah ada pengurangan atau tidak,” pungkasnya.

Sementara, salah satu crew Perusahaan Otobus (PO) Dali Prima jurusan Bojonegoro – Bungurasih, Suroso (52) asal Kabupaten Bojonegoro mengatakan, adanya jembatan di Lamongan yang ambles tidak mempengaruhi jalur trayek bus dari arah Terminal Rajekwesi Bojonegoro menuju ke Surabaya.

“Akses dari Bojonegoro ke Surabaya masih tetap menggunakan jalur seperti biasa. Tapi yang dari arah sebaliknya tidak bisa,” ujar Suroso. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar