Peristiwa

Buronan Penggelapan Koperasi Susu di Pasuruan Serahkan Diri

Pasuruan (beritajatim.com) – Tersangka kasus penyimpangan dana koperasi PKIS Sekartanjung ditahan oleh Kejari Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya Kejari sempat menetapkan tersangka menjadi buronon, dan akhirnya menyerahkan diri.

Kejari menahan dan menetapkan buron ini menjadi tahanan Kota. Hal ini dilakukannya dikarenakan penyakit kronis yang diderita tersangka Nurwyndho.

Ia memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan juga penderita jantung koroner yang mengharuskan pemasangan stant jantung. Selain itu, ia harus suntik insulin dua kali sehari, untuk mengatasi penyakit diabetes yang diderita.

“Tersangka memiliki penyakit kronis. Inilah yang menjadi pertimbangan kejaksaan untuk tidak menahannya di Rutan,” ungkap Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra.

Menurut Jemmy, Nurwyndho akhirnya memenuhi panggilan kejaksaan. Nurwyndho datang ke kantor Kejari Kabupaten Pasuruan, Kamis (17/2) dengan didampingi pengacaranya.

“Memang kami panggil tersangka Nurwyndho. Dia datang untuk memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka,” bebernya.

Nurwyndho dijadikan tersangka sejak November 2021. Keberadaannya sempat hilang setelah tiga tersangka lain dijebloskan ke penjara dan divonis bersalah.

Ia akan menjalani tahanan kota selama 20 hari. Bukan tidak mungkin ia akan dijebloskan ke tahanan bila kondisinya membaik. [ada/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar