Peristiwa

Pelantikan PWI Persiapan Magetan

Bupati Suprawoto: Bersyukur Dikontrol Pers

Bupati Magetan, Dr Suprawoto, SH, M.Si memberikan ucapan selamat kepada pengurus PWI Persiapan Kabupaten Magetan, Sabtu (13/7/2019).

Magetan (beritajatim.com)-Bupati Magetan, Dr Suprawoto, SH, M.Si mengatakan, dia sudah terbiasa berhubungan dengan wartawan dan media massa. Karena itu, dia sama sekali tak alergi ketika program dan kebijakannya dikontrol pers.

Hal itu dikatakan Suprawoto saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus PWI Persiapan Kabupaten Magetan di Pendopo Surya Graha Pemkab Magetan, Jumat (12/7/2019). “Kalau ada kontrol dari pers, menurut saya, malah lebih enak. Sebab, saya tinggal forward ke kepala dinas, kepala badan, dan bagian yang terkait di Pemkab Magetan,” katanya.

Suprawoto sebelum menjabat sebagai orang pertama di Pemkab Magetan adalah mantan pejabat eselon satu di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta. Sebelum itu, birokrat karir putra asli Magetan ini adalah pernah menjabat Kepala Infokom Pemprov Jatim.

“Saya juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Perpustakaan Provinsi Jatim. Di posisi itu saya merasa senang dan enak,” tambahnya.

Sejak 8 bulan lalu menduduki jabatan Bupati Magetan, menurut Suprawoto, dia
terus melakukan pembenahan secara internal. Tujuannya, kinerja pemkab dalam memberikan pelayanan publik makin baik, efektif, efisien, dan profesional.

“Kontrol sosial pers itu memang dibutuhkan,” katanya mengingatkan.

Walaupun sudah menduduki posisi penting di Pemkab Magetan, Suprawoto yang meraih gelar magister ilmu sosial dari FISIP Universitas Airlangga Surabaya dan gelar doktor dari Universitas Brawijaya Malang, tak mau melupakan minat, bakat, dan passionnya di bidang tulis-menulis. Setiap minggu Suprawoto konsisten mengisi rubrik di sebuah media massa lokal yang menjadi media mainstream di kawasan Madiun Raya.

Dia juga tetap tetap menulis artikel di majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat Surabaya, dan lainnya.

“Saya telah menulis 8 buku dan saya rencanakan saya akan menulis sebuah buku lagi tentang proses dan lika-liku saya terjun di Pilkada Magetan sampai terpilih sebagai bupati di tanah kelahiran saya ini. Doakan buku saya yang baru segera selesai dan terbit,” tandasnya.

Bakat, minat dan passion Suprawoto dalam tulis-menulis tak bisa dilepaskan dari karirnya di lembaga pemerintah. Sebelum menjabat sebagai kepala Infokom Pemprov Jatim dan pejabat eselon I di Kementerian Kominfo, Suprawoto berkarir di Departemen Penerangan. Ketika departemen ini dibubarkan di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dia ditarik ke Pemprov Jatim.

“Karya tulis itu yang bisa saya wariskan kepada anak cucu kita. Tentu
kejadian hari ini akan memberikan hikmah luar biasa di hari depan. Hari ini PWI Magetan pertama kali dibentuk. Ini harus dicatat dan diabadikan. Karena mungkin beberapa tahun kemudian, kejadian hari ini bakal menjadi sejarah yang layak dikenangdan memberikan banyak hikmah positif,” katanya.

Sementara itu, konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Kabupaten Magetan yang digelar di ruang rapat Bupati Magetan berjalan lancar dan cepat. Struktur pengurus PWI Persiapan Kabupaten Magetan terbentuk secara aklamasi.

Noorbiyanto (Norik) wartawan Koran Memo terpilih sebagai Ketua PWI Persiapan Kabupaten Magetan masa bakti 2019-2020. Konferensi PWI Persiapan Kabupaten Magetan dihadiri empat pengurus PWI Provpinsi Jawa Timur, yakni Ainur Rohim (Ketua), Eko Pamuji (Sekretaris), Teguh Lulus Rachmadi (Bendahara), dan Machmud Suharmono (Wakil Ketua Bidang Organisasi).

Terpilihnya ketua PWI Persiapan Magetan juga mendapat persetujuan seluruh anggota PWI Magetan. Kepengurusan PWI Persiapan Kabupaten Magetan dilantik merujuk Surat Keputusan (SK) PWI Jawa Timur Nomor 035/skep/PP.PWI-JT/VII/2019.

Ketua PWI Jawa Timur, Ainur Rohim

Ketua PWI Jawa Timur, Ainur Rohim, berharap PWI Kabupaten Magetan dapat
menjalin komunikasi dengan Stakeholder yang ada di Magetan. “PWI Harus mampu
memberikan dukungan positif kepada seluruh stakeholder, baik Yudikatif, legislatif maupun eksekutif, agar fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” kata Air, sapaan akrab Ainur Rohim.

Bupati Magetan, Suprawoto, mengaku bangga dengan terbentuknya PWI di era pemerintahanya. Bupati berharap, PWI Magetan dapat menjadi partner pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan. “Saya bangga dengan terbentuknya PWI Magetan, karena ini akan menjadi tonggak sejarah Kabupaten Magetan,” ungkap Bupati Suprawoto, dihadapan tamu undangan pelantikan PWI Magetan di Pendopo Surya Graha Magetan, Jumat (12/7/2019).

Sementara itu, Ketua PWI Magetan, Norik, mengaku akan segera menyusun program kerja PWI tahun 2019-2020. “Pascapelantikan ini, program kerja PWI Persiapan Kabupaten Magetan akan segera kita susun, agar keberadaan PWI dapat bermanfaat untuk Magetan,”
ujarnya. [air/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar