Peristiwa

Bupati Sumenep Yakin Tak ada Celah Pemudik Lewat Jalur Tikus

Bupati Sumenep dalam Apel Gelar Pasuka Ops Ketupat

Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi meyakini tidak ada celah bagi para pemudik untuk pulang kampung ke Sumenep selama larangan mudik diberlakukan. Bahkan melalui jalur tikus sekalipun.

“Sejak tanggal 6, suramadu sudah ditutup total. Di tiap perbatasan ada penyekatan. Jadi saya pikir kok susah untuk bisa nembus. Termasuk lewat jalan tikus,” katanya, Rabu (5/5/2021).

Ia menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, aparat berwenang dalam pengamanan saat Lebaran terfokus pada masa pandemi. Larangan mudik yang dilakukan pemerintah merupakan upaya menghindari lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.

“Kita semua jaga-jaga, jangan sampai ada varian baru yang masuk. Karena itulah ada larangan mudik dan penyekatan di wilayah perbatasan,” ujar Fauzi.

Ia meyakini, para personel penjagaan di tiap pos perbatasan misalnya Sumenep ke Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan terus berkoordinasi dan berkomunikasi, agar tidak ada pemudik yang nekat masuk.

“Kalau ada plat nomor luar Madura misalnya L, P, S, atau yang lain, ini pasti diperiksa di pos perbatasan. Kalau plat nya M, kemudian tujuannya keliling Madura ya tidak apa-apa. Yang tidak boleh itu kalau keluar Madura,” terangnya. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar