Peristiwa

Bupati Pamekasan Naik Motor Pantau Kedatangan Rombongan Santri

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengendarai motor saat memantau rombongan santri asal Pamekasan, yang tiba di Terminal Kargo, Jl Raya Tlanakan, Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan, Rabu (1/4/2020).

Rombongan santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, disambut Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pamekasan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk dari jajaran Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadi alias P4-NJ.

Dalam kesempatan tersebut, bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut tiba di lokasi penjemputan dengan mengendarai motor bersama sejumlah pejabat lainnya dari Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Kabupaten. Hal tersebut tidak seperti kegiatan lain yang selalu menggunakan kendaraan dinas.

“Kebetulan tadi sempat ada rapat bersama di Pendopo, karena khawatir waktu tidak memungkinkan tiba di lokasi penjemputan tepat waktu, kita langsung bergerak dengan menggunakan motor,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memantau secara langsung proses pengecekan kesehatan para santri oleh Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona.

“Jadi proses pemeriksaan kesehatan bagi para santri ini dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona. Salah satunya melalui pengecekan suhu tubuh oleh Tim Satgas,” ungkap bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau para santri untuk bersama meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi maupun pencegahan atas penyebaran virus corona. “Kami juga mengimbau saat tiba di rumah, untuk sementara para santri menahan diri dan melakukan isolasi mandiri selama 14 kedepan,” imbaunya.

“Tidak kalah penting kami juga mengingatkan kembali agar para santri juga menerapkan pola hidup bersih dan sehat, apalagi nantinya mereka juga akan diawasi oleh tim selama masa isolasi. Jika ada yang kurang sehat, segera datang ke puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

sebelumnya hal serupa juga dilakukan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, khususnya saat menyambut kedatangan rombongan para santri yang terdiri dari sebanyak 49 santri putra dan 21 santri putri yang mondok di Pesantren Lirboyo, Kediri. Serta sebanyak 29 santri yang mondok di Pesantren Miftahul Ulum, Lumajang. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar