Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bupati Lumajang Akui Sangat Terbantu Relawan, Utamanya di Pronojiwo

Bupati Lumajang Thoriqul Haq

Lumajang (beritajatim.com) – Putusnya jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Kecamatan Pronojiwo dengan Kecamatan Candipuro, membuat Pemerintah Kabupaten Lumajang tak bisa mengakses ribuan warganya yang ada di Pronojiwo.

Melihat kondisi ini, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengaku, berterimakasih pada seluruh relawan dari berbagai kota di Indonesia yang hadir langsung di Pronojiwo.

“Saya terima kasih ada banyak relawan terutama di Pronojiwo ini, dari berbagai kota yang betul-betul hadir, mencari korban, mengevakuasi, memberikan bantuan langsung dan hadir langsung. Itu sangat berarti bagi kami dan meringankan beban kami,” ungkap Thoriqul, Rabu (8/12/2021) sore saat meninjau Posko Bantuan dan Pengungsi di Desa Supiturang, Pronojiwo.

“Saya sadar bahwa hari ini harus banyak yang saya kordinasikan dengan berbagai pihak. Apalagi di Pronojiwo ini akibat putusnya Gladak Perak, benar-benar membuat kami merasa terbantu hadirnya para relawan,” sambungnya.

Thoriqul menjelaskan, dirinya untuk yang kedua kali datang ke Pronojiwo, melihat ketanggapan dari posko-posko yang ada di Pronojiwo.

“Kita ingin petakan dan memilah, bantuan mana yang harus segera di distribusikan ke masyarakat dan mana bantuan yang agak lama di distribusikan, dan saya ingin sampaikan tentang masyarakat yang belum semua mengungsi dan masih dirumah,” tuturnya.

Ia melanjutkan, dirinya mendapatkan informasi jika pengungsi bila siang kembali ke rumah masing masing dan bila malam, kembali ke pengungsian.

“Saya ingin pastikan betul jika itu terjadi di Pronojiwo atau bagaimana. Lalu tanggap darurat di Pronojiwo terus kami lakukan setiap waktu. Misalnya tempat pengungsian yang belum representatif, kami sedang mencarikan tempat untuk mengungsi seperti sekolahan misalnya. Juga terkait dengan mekanisme bantuan yang datang di Pronojiwo seperti apa,” pungkasnya. [yog/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar