Peristiwa

Bupati Lira Jember: Sanksi untuk Pengusaha yang Tak Patuhi UMK!

Jember (beritajatim.com) – Lumbung Informasi Rakyat (Lira) menyerukan dijatuhkannya sanksi untuk pengusaha yang tak mematuhi ketentuan upah minimum kabupaten (UMK) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pelaksana Tugas Bupati Lira Jember Ismail Iskandar menyerukan agar Dinas Ketenagakerjaan setempat segera melakukan tiga hal. Langkah ini merupakan respons dari terbitnya Surat Keputusan Gubernur Nomor 188/2018, yang menetapkan nominal UMK Jember Rp 2,17 juta.

“Pertama, mendata perusahaan yang belum melaksanakan SK tersebut. Kedua, menyosialisasikan SK itu kepada perusahaan yang belum tahu. Ketiga, memanggil dan menjatuhkan sanksi kepada perusahaan yang tak mematuhi SK tersebut,” kata Ismail.

Ismail mengingatkan, ada sanksi hukum sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. “Tepatnya pada pasal 185 junto pasal 90,” katanya.

“Lira Jember sendiri membuka posko pengaduan bagi pekerja secara online maupun offline. Posko pengaduan offline ada di Jalan Imam Bonjol 99. Posko online bisa diakses pada Facebook DPD Lira Jember,” kata Ismail. (wir/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar