Peristiwa

Bupati Anas Tanggapi Video Siswa Tendang Teman di Sekolah

Banyuwangi (beritajatim.com) – Beredarnya video diduga siswa sekolah di Banyuwangi melakukan tendangan ke temannya menjadi buah bibir di kalangan warga.

Bahkan, video tersebut secara cepat menyebar berantai ke sejumlah pesan di grup whatsapp. Kini, video itu juga telah sampai di hadapan dan dilihat langsung oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Lantas, Bupati Anas juga menanggapi mengenai video tersebut dan memosting tanggapannya di insta story pribadinya. Orang nomor satu di Bumi Blambangan itu bahkan menyebut video itu berawal dari bully.

Dalam tulisan itu berisi “Terkait permasalahan Bullying di salah satu sekolah di Banyuwangi, yg sedang ramai dibahas, SEKARANG dalam proses tindak lanjut”

“Berawal dari guyonan yang kebablasan. Kita bina semuanya, baik yg pembully maupun yg dibully. Semua adalah anak-anak muda Banyuwangi dgn masa depan yg masih panjang. Insya Allah selesai malam ini”.

Sebelumnya, beredar video dari pesan berantai menampilkan aksi kekerasan, antara beberapa anak yang diduga berasal dari salah satu sekolah di Banyuwangi. Dalam video itu, ada 3 anak laki-laki memakai seragam sekolah warna hijau dan biru yang sedang melakukan percakapan.

Tidak diketahui pasti apa percakapan yang dilakukan oleh mereka. Namun, teman laki-laki yang memakai seragam warna hijau tiba-tiba mengawali dengan tendangan kecil ke bagian paha. Berlanjut, ada seorang anak laki-laki lain yang memakai kaos biru datang dari belakang menambah dengan tendangan cukup keras. Hingga, seorang anak itu tersungkur di selokan.

Tak hanya sekali, setelah mengetahui anak laki-laki itu tersungkur justru teman lainnya yang sebelumnya mengobrol dengannya melakukan tendangan kecil yang mengenai kepalanya. “E ya Allah, anake wong e” (Ya Allah anaknya orang ya),” ucap suara salah seorang anak perempuan dalam video itu.

Video ini diduga juga sengaja direkam oleh siswa lainnya kemudian tersebar hingga viral melalui pesan berantai WhatsApp grup. Diduga, video ini diambil pada salah satu sekolah SMP di Banyuwangi. Bahkan, kuat dugaan dilakukan oleh oknum siswa di Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Hal itu tampak dari tulisan pada kaos tim atau seragam yang dikenakan oleh salah satu pelaku penendang anak tersebut. Secara kasat mata, tampak bagian kaos tertulis SMP Negeri 1 Songgon.

Video ini terus menjadi perbincangan di kalangan warga Banyuwangi. Belum diketahui ataupun konfirmasi resmi dari pihak bersangkutan mengenai kejadian ini. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar