Peristiwa

Bunuh Diri di Bengawan Solo, Jasad Warga Bungah Belum Ditemukan

Gresik (beritajatim.com) – Muhammad Fuad Thoifi Ihsan (22), warga Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik yang bunuh diri di Sungai Bengawan Solo, hingga saat ini jasadnya belum ditemukan.

Fuad yang nekad menceburkan diri saat berada di atas Jembatan Sembayat , diduga mengalami depresi. Pasalnya, pemuda tersebut kesulitan mendapatkan pekerjaan lalu menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo.

Hingga saat ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, beserta Basarnas terus melakukan penyisiran mulai dari Pos Ngaren Sungunlegowo hingga ke Pos Randuboto.

Selain BPBD Gresik dan Basarnas melakukan penyisiran. Tim dari Satpolair Polres Gresik juga melakukan yang sama. Tim tersebut, melakukan penyisiran dari Pos Ngaren hingga ke muara Sungai Bengawan Solo di Ujungpangkah.

“Semua tim sudah bergerak melakukan penyisiran namun hingga sekarang belum ketemu,” ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Senin (13/01/2020).

Ia menambahkan terkait dengan pencarian korban. Ada 12 instansi maupun elemen yang dikerahkan. Mulai dari BPBD, Basarnas, Satpolair, Muspika Bungah, PMI, RAPI, MTA, perangkat Desa Abar-Abir, Desa Bedanten, Komunitas Nelayan Pangkah Wetan, serta komunitas Nelayan Randuboto. “Kami all out untuk pencarian korban,” imbuhnya.

Sementara, Kepala BPBD Gresik, Tarso Sagita menuturkan, untuk pencarian korban yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo pihaknya menambah personel BPBD.
“Kami menambah personel supaya pencarian korban dapat ditemukan,” tandasnya. (dny/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar