Peristiwa

Buntut Penyerangan Tes Jago PSHT, 7 Motor Rusak Parah Diamankan

Petugas kepolisian melakukan olah TKP Penyengan anggota PSHT di Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Selain mengakibatkan korban luka, peristiwa keributan akibat buntut dari penyerangan terhadap kegiatan tes Ayam Jago calon warga PSHT yang berlangsung di Balai Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban juga mengakibatkan kerusakan sejumlah kendaraan.

Dalam kejadian tersebut, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban mengamankan sebanyak tujuh sepeda motor yang berasal dari sekitar lokasi bentrokan. Kini peristiwa kericuhan di wilayah Parengan, Tuban itu masih ditangani oleh jajaran Polres Tuban, Senin (26/8/2019).

Dari hasil pantuan beritajatim.com di lapangan, terdapat sejumlah kendaraan sepeda motor yang kondisinya rusak parah yang sudah berhasil diamankan di Polsek Parengan, Polres Tuban itu. Motor-motor berbagai jenis itu ditemukan dari beberapa titik saat terjadinya keributan antara PSHT dengan kelompok pemuda yang sebelumnya melakukan penyerangan.

Salah satu motor dari anggota PSHT yang rusak adalah milik Nurzam Rony (28), warga Desa Sedangrejo, Kecamatan Parengan, Tuban yang menjadi korban pengeroyokan gerombolan kelompok pemuda yang melakukan konvoi itu. Motor milik Rony ditemukan di semak-semak sekitar 500 meter dari lokasi kegiatan PSHT tes Ayam Jago yang diserang itu.

Sejumlah sepeda motor yang rusak saat diamankan di Polsek Parengan, Polres Tuban

“Korban ini sendirian, padahal sudah minggir-minggir tapi masih dikeroyok yang konvoi itu. Awalnya motor masih di pinggir jalan, kemudian didorong ke bawah itu,” ungkap seorang ibu-ibu warga Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban yang mengetahui kejadian pengeroyokan itu.

Sementara itu, Ketua Ranting PSHT Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan kegiatan tes Ayam Jago calon warga PSHT di wilayah tersebut. Sehingga kejadian tersebut tidak sampai berbuntut panjang dengan saling balas dendam.

“Kami percaya pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini. Harapannya para pelaku untuk segera ditindak tegas biar ini tidak sampai terjadi bentrok susulan,” ungkap Imam Sutiyono, Ketua Ranting PSHT Parengan, Tuban.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang dari kelompok pemuda melakukan penyerangan terhadap kegiatan PSHT yang berada di balai Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban. Dalam kejadian itu sejumlah orang mengalami luka-luka termasuk satu anggota PSHT mengalami luka bacok.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar