Peristiwa

Bumi Bergetar: Ketua DPRD Jember Trauma, Tutik Tetap Ulek Rujak Cingur

Jember (beritajatim.com) –  Langit mendung. Tutik alias Bu Eko sedang asyik mengulek bumbu rujak cingur, saat tanah mendadak bergoyang, di Jalan Kalimantan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) siang.

“Saya kira kepala saya yang pusing kecapekan dan kaki bergetar,” kata Tutik yang sudah berjualan rujak selama 30 tahun di Jalan Kalimantan itu.

Gempa tidak membuat Tutik panik. Ia tetap mengulek bumbu kacang dan petis di warungnya, saat para pegawai toko sebelah buru-buru keluar ke jalan. “Ini pedas tidak,” tanya Tutik kepada pembelinya yang sempat keluar warung.

Sementara itu Ketua DPRD Jember Itqom Syauqi baru saja salat dan bersantai dengan keluarganya saat tanah bergoyang. Ia langsung melompat dan berlari keluar rumah. Anaknya yang masih kecil langsung digendongnya.

“Gempa ini saya punya trauma tersendiri. Saya saksi langsung gempa Jogja 2006 saat saya kuliah. Jadi setiap ada gempa, efek traumatik muncul. Mudah-mudahan rakyat Indonesia diselamatkan dari segala macam musibah,” kata Itqon.

Di Perumahan Taman Gading, Heni Agustini langsung bangun dari kasurnya begitu gempa terjadi. Ia tidak menduga gempa bisa keras. “Saya tak mengira gempanya sekeras itu. Saya deg-degan,” katanya. (wir/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar