Peristiwa

Akhiri Peringatan HPN

Buku Karya Penyair Madura Dibedah

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati HPN (Hari Pers Nasional) yang jatuh pada 9 Februari, Teater Alfatihah dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Putri Instika Guluk-guluk menggelar bedah buku Beauty and The Bis karya K. M. Faizi, M. Hum, Kamis (28/2/2019) di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Sumenep.

Acara yang bertajuk Manusia dan Kemanusiaan di Atas Roda ini mengahdirkan narasumber K.M. Faizi selaku penulis buku dan Lukman Hakim AG dan dimoderatori oleh Mahendra Cipta. Menurut Lukman Hakim, buku tersebut ditulis oleh penyair yang juga salah satu Pengasuh Pondok Pesantren di Sumenep. Buku itu sangat bermakna bagi manusia dan kemanusiaannya.

Menurut Lukman, sesuai dengan tema Manusia dan Kemanusiaan di atas Roda, buku ini mengupas tentang perjalanan, tapi maksud dari buku ini bukanlah tentang perjalanan itu sendiri. Melainkan nilai-nilai lain yang tidak semua orang bisa merasakan dalam sebuah perjalanan.

“Ada banyak yang bisa dikaji dan dikupas dalam buku tersebut, seperti bagaimana pengabdian seorang seorang ibu atau bagaimana karakter manusia yang sejati. Juga ada tentang bagaimana kehidupan kru bis yang sanggup memanusiakan dirinya sendiri. Termasuk penumpang juga dibahas di buku tersebut,” terang Lukman, yang juga redaktur salah satu koran di Madura.

Sebab, menurutnya, sebagai penyair juga prosais sastra Madura, K. Faizi dalam bukunya tidak hanya menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan tapi juga nilai-nilai religiusitas yang sangat tinggi. Untuk itu lah buku ini dinilai cocok menginterpretasikan manusia saat ini.

Terlebih Lukman juga seorang jurnalis dan juga penyair yang merasa kebutuhan keilmuan jurnalis tidak hanya melalui naskah berita yang aktual dan faktual tapi juga dibutuhkan pendekatan yang lebih halus dengan sastra.

“Ketika wartawan lelah dengan rutinitasnya, sastra adalah cooling downnya, penyegar sekaligus referensi intelektual yang baik,” pungkas Lukman. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar