Peristiwa

Buka Warung Kopi, 8 PSK di Ponorogo Diamankan

Ponorogo (beritajatim.com) – Bisnis esek-esek di Ponorogo seolah tidak ada habisnya. Meski lokalisasi Gedung Banteng sudah ditutup beberapa tahun yang lalu. namun nyatanya transaksi perlendiran itu masih ada sampai sekarang.

Ada yang online lewat media sosial, tapi masih ada dengan cara konvensional. Seperti 8 Pekerja Seks Komersial (PSK) yang diamankan oleh Satreskrim Polres Ponorogo. Mereka, selain berjualan kopi juga melayani lelaki hidung belang yang meminta jasa esek-esek.

”Mereka diamankan di beberapa warung kopi yang tersebar di Ponorogo, yakni di Kecamatan Kota, Jenangan dan Siman,” ungkap Wakapolres Ponorogo Kompol Indah Wahyuni, saat press release di Mapolres Ponorogo, Jumat ( 17/1/2020).

Malahan, kata Indah ada salah satu PSK yang saat ditangkap sedang melayani laki-laki hidung belang. Modusnya dalam menjajakan diri mulanya para PSK ini menjual kopi di warung. Para pelanggan yang datang awalnya membeli kopi. Setelah itu ada transaksi, kemudian keluar untuk menginap di hotel.

”Setelah harga disepakati, baru mereka menuju hotel,” katanya.

Sejumlah PSK yang diamankan petugas ini rata-rata berasal dari luar Ponorogo. Ada 1 orang asli dari Ponorogo. Meski terbukti melakukan tindak pidana prostitusi, mereka hanya dikenai pasal pidana ringan serta dilakukan pembinaan.

”Mereka hanya dikenai pasal tipiring dan dilakukan pembinaan,” pungkasnya.(end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar